keyword :
Original text
loading… page 1 of 12 laporan hibridisasi 26 june 2012 goto commentsleave a comment bab i pendahuluan 1.1 latar belakang hibridisasi persilangan adalah penyerbukan silang antara tetua yang berbeda susunan genetiknya pada tanaman menyerbuk sendiri hibridisasi merupakan langkah awal pada program pemuliaan setelah dilakukan pemilihan tetua umumnya program pemuliaan tanaman menyerbuk sendiri dimulai dengan menyilangkan dua tetua homozigot yang berbeda genotipenya pada tanaman menyerbuk silang hibridisasi biasanya digunakan untuk menguji potensi tetua atau pengujian ketegaran hibrida dalam rangka pembentukan varietas hibrida selain itu hibridisasi juga dimaksudkan untuk memperluas keragaman persilangan memiliki beberapa tujuan yaitu 1 menggabungkan semua sifat baik ke dalam satu genotipe baru 2 memperluas keragaman genetik 3 memanfaatkan vigor hibrida atau 4 menguji potensi tetua uji turunan dari keempat tujuan utama ini dapat disimpulkan bahwa hibridisasi memiliki peranan penting dalam pemuliaan tanaman terutama dalam hal memperluas keragaman dan mendapatkan varietas unggul yang diinginkan seleksi akan efektif apabila populasi yang diseleksi mempunyai keragaman genetik yang luas varietas unggul baru dari tanaman menyerbuk sendiri biasanya merupakan hasil seleksi pada populasi keturunan hasil persilangan sebaliknya pembentukan hibrida unggul pada tanaman menyerbuk silang harus diawali dengan menyerbuk sendiri secara buatan keberhasilan penyerbukan buatan sangat tergantung pada faktor internal tanaman dan faktor eksternal cuaca faktor internal yang terpenting adalah saat masaknya kelamin penyerbukan buatan sebaiknya dilakukan pada saat serbuk sari pollen sudah masak tetapi belum mati dan putik siap untuk dibuahi reseptif cuaca yang cerah dan tidak ada angin akan mendukung keberhasilan penyerbukan secara umum tujuan dari pemuliaan tanaman adalah mendapatkan varietas-varieats baru yang lebih baik atau lebih unggul salah satu cara untuk mendapatkan varietas baru tersebut adalah dengan cara hibridisasi atau persilangan persilangan tersebut ditujukan untuk menghasilkan varietas baru dari tanaman yang kita silangkan seperti persilangan pada tanaman jagung ubi jalar dan pacar air pada tanaman jagung kami ingin mendapatkan varietas baru yang bersifat manis dan bertongkol besar pada tanaman ubi jalar diharakan varietas baru yang berbunga putih keunguan sedangkan pada tanaman pacar air diharapkan varietas baru hasil persilangan mempunyai bunga putih keunguan 1.2 tujuan 1 mendapatkan varietas baru dengan sifat lebih baik 2 menghasilkan varietas ubi jalar baru dengan bunga putih keunguan 3 menghasilkan varietas pacar air baru berwarna putih keunguan bab ii tinjauan pustaka 2.1 pengertian hibridisasi hibridisasi merupakan suatu perkawinan silang antara berbagai jenis spesies pada setiap tanaman yang mempunyai tujuan untuk memperoleh organisme dengan sifat-sifat yang diinginkan dan dapat berfariasi jenisnya tanto 2002 hybridisation is the process of combining different varieties or species of organisms to create a hybrid hibridisasi adalah proses penggabungan varietas yang berbeda atau spesies organisme untuk menciptakan hibrida schlegel 2009 when a plant or animal is bred with a plant or animal from different stock the process is known as hybridization ketika tanaman atau hewan dibiakkan dengan tanaman atau hewan dari keturunan yang berbeda proses ini dikenal sebagai hibridisasi mccouch 2004 2.2 tahapan hibridisasi 1 persiapan menyiapkan seluruh peralatan yang dibutuhkan untuk persilangan menentukan induk tetua jantan dan betina mengidentifikasi bunga betina page 2 of 12 menentukan waktu penyerbukan 1 emaskulasi emaskulasi adalah kegiatan membuang alat kelamin jantan stamen pada tetua betina sebelum bunga mekar atau sebelum terjadi penyerbukan sendiri emaskulasi terutamadilakukan pada tanaman berumah satu yang hermaprodit dan fertil cara emaskulasitergantung pada morfologi bunganya pada tanaman menyerbuk silang proses emaskulasi tidak perlu dilakukan hal tersebut berhubungan dengan karakter organ reproduksi dari tanaman menyerbuk silang misalnya letak organ jantan dan organ betina yang terpisah masaknya polen tidak sama dengan kepala putik sehingga kontrol persilangan menjadi semakin lebih mudah jika dibandingkan tanaman menyerbuk sendiri 1 isolasi isolasi dilakukan agar bunga yang telah diemaskulasi tidak terserbuki oleh serbuk sari asing dengan demikian baik bunga jantan maupun betina harus dikerudungi dengan kantung 1 pengumpulan serbuk sari pengumpulan serbuk sari dari pohon tetua jantan dapat dimulai beberapa jam sebelumkuncup-kuncup bunga itu mekar bila letak pohon tetua betina jauh dari pohon tetua jantan maka pengangkutan kuncup-kuncup bunga dari tetua jantan ke tetua betina akan memakan waktu yang lama agar kuncup bunga itu tidak lekas layu dan tahan lama dalam keadaan segar hendaknya kuncup bunga itu dipetik dan diangkut pada pagi hari sebelum matahari terbit atau pada sore hari setelah matahari terbenam 1 penyerbukan penyerbukan buatan dilakukan antara tanaman yang berbeda genetiknya pelaksanaannya terdiri dari pengumpulan polen serbuk sari yang viabel atau anter dari tanaman tetua jantan yang sehat kemudian menyerbukannya ke stigma tetua betina yang telah dilakukan emaskulasi dengan cara mengguncangkan bunga jantannya 1 penutupan bunga penutupan ini agar tanaman jagung tidak diserbuki oleh serbuk sari tanaman jagung lainnya 1 pelabelan ukuran dan bentuk label berbeda-beda pada dasarnya label harus tahan air dapat terbuat dari kertas atau plastik mangoendidjojo 2003 2.3 faktor yang mempengaruhi hibridisasi 2.3.1 internal waktu tanaman berbunga dalam melakukan persilangan harus diperhatikan 1 penyesuaian waktu berbunga waktu tanam tetua jantan dan betina harus diperhatikan supaya saat anthesis dan reseptif waktunya bersamaan 1 waktu emaskulasi dan penyerbukan pada tetua betina waktu emaskulasi harus diperhatikan juga waktu penyerbukan harus tepat ketika stigma reseptif jika antara waktu anthesis bunga jantan dan waktu reseptif bunga betina tidak bersamaan maka perlu dilakukan singkronisasi caranya dengan membedakan waktu penanaman antara kedua tetua sehingga nantinya kedua tetua akan siap dalam waktu yang bersamamaan sujiprihati dkk 2008 2.3.2 eksternal cuaca saat penyerbukan cuaca sangat besar peranannya dalam menentukan keberhasilan persilangan buatan kondisi panas dengan suhu tinggi dan kelembapan udara terlalu rendah menyebabkan bunga rontok demikian pula jika ada angin kencang dan hujan yang terlalu lebat pemilihan tetua page 3 of 12 ada lima kelompok sumber plasma nutfah yang dapat dijadikan tetua persilangan yaitu varietas komersial galur- galur elit pemuliaan galu-galur pemuliaan dengan satu atau beberapa sifat superior spesies intoduksi tanaman dan spesies liar peluang menghasilkan varietas unggul yang dituju akan menjadi besar bila tetua yang digunakan merupakan varietas-varietas komersial yang unggul yang sedang beredar galur-galur murni tetua hibrida dan tetua-tetua varietas sintetik pengetahuan tentang organ reproduksi dan tipe penyerbukan untuk dapat melakukan penyerbukan silang secara buatan hal yang paling mendasar dan yang paling penting diketahui adalah organ reproduksi dan tipe penyerbukan dengan mengetahui organ reproduksi kita dapat menduga tipe penyerbukannya apakah tanaman tersebut menyerbuk silang atau menyerbuk sendiri sujiprihati dkk 2008 2.4 tanda keberhasilan hibridisasi keberhasilan suatu persilangan buatan dapat dilihat kira-kira satu minggu setelah dilakukan penyerbukan jika calon buah mulai membesar dan tidak rontok maka kemungkinan telah terjadi pembuahan sebaliknya jika calon buah tidak membesar atau rontok maka kemungkinan telah terjadi kegagalan pembuahan keberhasilan penyerbukan buatan yang kemudian diikuti oleh pembuahan subekti 2008 2.5 morfologi bunga dan masa anthesis reseptif bunga pada ubi jalar 2.5.1 ubi jalar morfologi bunga ubi jalar ipomoea batatas ubi jalar adalah salah satu anggota dari suku kangkung-kangkungan convolvulaceae yang dapat dimakan oleh manusia dan memiliki banyak manfaat bagi manusia misalnya ipomoea aquatica kangkung air ipomoea reptansi kangkung darat dan ipomoea batatas ubi jalar suku ini ditandai oleh bentuk bunganya yang menyerupai terompet morfologi bunga ubi jalar antara lain bunga tumbuh pada ketiak daun berbentuk menyerupai terompet canvonulatus tersusun dari 5 helai daun mahkota 5 helai daun bunga dan 1 tangkai putik kuncup di bagian pangkal dan mekar di bagian ujungnya mahkota bunga berwarna putih atau putih keungu-unguan bagian tepi bunga bergelombang pada bagian mahkota terlihat berbentuk bintang posisi kepala putik lebih tinggi daripada kepala benangsarinya pada umumnya jumlah putik 1 dan benangsari sekitar 5 panjang tangkai sari berbeda-beda antara 1 5-2 cm gambar 1 bunga ubi jalar fase anthesis dan fase reseptif bunga ubi jalar fase anthesis fase anthesis pada bunga ubin jalar ipomoeabatatas ditandai dengan terjadinya pemekaran yang sempurna dari kuncup bunga dimana petal membuka secara sempurna sementara putik mulai keluar dari dalam selubung petal benang sari yang melekat pada petal sudah mulai kelihatan dari luar setelah tercapai secara penuh maka tidak terjadi lagi pertumbuhan pada beberapa bagian bunga terutama dari segi panjang tanaman ubi jalar hanya anmembutuhkan waktu sekitar 25-30 hari dari saat penyerbukan sampai buah masak pemanenan sebaiknya dilakukan 30 has hari setelah anthesis untuk menunggu kadar air yang cukup rendah dan kulit benih yang lebih mengeras sehingga dapat mengurangi resiko kerusakan fisik benih perkembanagan komponen penyusun bunga ubi jalar dapat dikelompokkan kedalam 7 stadia dan secara berurutan adalah terbentuknya kelopak bunga kotak sari dan tangkai bunga mahkota bunga kepala putik ovarium dan ovulum tangkai putik benang sari dan jaringan penghasil nektar rukmana 2007 fase reseptif keberhasilan reproduksi pada bunga ubi jalar dipengaruhi oleh suhu dan rh suhu yang rendah dan rh yang tinggi akan meningkatkan jumlah benih yan diperoleh dari hasil penyerbukan pengaruh suhu tinggi pada bunga ubi jalar dapat dengan mudah diamati yaitu kelopak bunga menjadi layu dan menutup serta kepala putik warnanya menjadi kuning kecoklatan jika hal tersebut terjadi berarti masa reseptif bunga telah berakhir page 4 of 12 rukmana 2007 2.5.2 pacar air morfologi bunga pacar air tanaman ini memiliki aneka macam warna bunga ada yang putih merah ungu kuning jingga dll jika pacar air yang berbeda warna disilangkan maka akan terbentuk keturunan yang beraneka ragam bunga zygomorph berkelamin 2 di ketiak daun kelopak 3 atau 5 lepas atau sebagian melekat bertaji daun kelopak samping berbentuk corong miring berwarna dan terdapat noda kuning di dalamnya sedikit di atas pangkal daun mahkota memanjang menjadi taji dengan panjang 0 2-2 cm daun mahkota 5 lepas daun mahkota samping berbentuk jantung terbalik dengan panjang 2-2 5 cm yang 2 bersatu dengan kuku yang lain lepas tidak berkuku dan lebih pendek ada 5 benangsari dengan tangkai sari yang pendek lepas agak bersatu kepala sarinya bersatu membentuk tudung putih.bunga terkumpul 1-3 setiap tangkai hanya berbunga 1 dan tangkainya tidak beruas memiliki 5 kepala putik rukmana 2007 gambar 2 bunga pacar air 2.5.3 jagung ø morfologi bunga dan masa anthesis jagung jagung disebut juga tanaman berumah satu monoeciuos karena bunga jantan dan betinanya terdapat dalam satu tanaman bunga betina tongkol muncul dari axillary apices tajuk bunga jantan tassel berkembang dari titik tumbuh apikal di ujung tanaman pada tahap awal kedua bunga memiliki primordia bunga biseksual selama proses perkembangan primordial stamen pada axillary bunga tidak berkembang dan menjadi bunga betina demikian pula halnya primordia ginaecium pada apikal bunga tidak berkembang dan menjadi bunga jantan serbuk sari pollen adalah trinukleat pollen memiliki sel vegetatif dua gamet jantan dan mengandung butiran- butiran pati dinding tebalnya terbentuk dari dua lapisan exine dan intin dan cukup keras karena adanya perbedaan perkembangan bunga pada spikelet jantan yang terletak di atas dan bawah dan ketidaksinkronan matangnya spike maka pollen pecah secara kontinu dari tiap tassel dalam tempo seminggu atau lebih rambut jagung silk adalah pemanjangan dari saluran stylar ovary yang matang pada tongkol rambut jagung tumbuh dengan panjang hingga 30 5 cm atau lebih sehingga keluar dari ujung kelobot panjang rambut jagung bergantung pada panjang tongkol dan kelobot tanaman jagung adalah protandry di mana pada sebagian besar varietas bunga jantannya muncul anthesis 1-3 hari sebelum rambut bunga betina muncul silking serbuk sari pollen terlepas mulai dari spikelet yang terletak pada spike yang di tengah 2-3 cm dari ujung malai tassel kemudian turun ke bawah satu bulir anther melepas 15-30 juta serbuk sari serbuk sari sangat ringan dan jatuh karena gravitasi atau tertiup angin sehingga terjadi penyerbukan silang dalam keadaan tercekam stress karena kekurangan air keluarnya rambut tongkol kemungkinan tertunda sedangkan keluarnya malai tidak terpengaruh interval antara keluarnya bunga betina dan bunga jantan anthesis silking interval asi adalah hal yang sangat penting asi yang kecil menunjukkan terdapat sinkronisasi pembungaan yang berarti peluang terjadinya penyerbukan sempurna sangat besar semakin besar nilai asi semakin kecil sinkronisasi pembungaan dan penyerbukan terhambat sehingga menurunkan hasil cekaman abiotis umumnya mempengaruhi nilai asi seperti pada cekaman kekeringan dan temperatur tinggi penyerbukan pada jagung terjadi bila serbuk sari dari bunga jantan menempel pada rambut tongkol hampir 95 dari persarian tersebut berasal dari serbuk sari tanaman lain dan hanya 5 yang berasal dari serbuk sari tanaman sendiri oleh karena itu tanaman jagung disebut tanaman bersari silang cross pollinated crop di mana sebagian besar dari serbuk sari berasal dari tanaman lain terlepasnya serbuk sari berlangsung 3-6 hari bergantung pada varietas suhu dan kelembaban rambut tongkol tetap reseptif dalam 3-8 hari serbuk sari masih tetap hidup viable dalam 4-16 jam sesudah terlepas shedding penyerbukan selesai dalam 24-36 jam dan biji mulai terbentuk sesudah 10-15 hari setelah penyerbukan warna rambut tongkol berubah menjadi coklat dan kemudian kering allard 1988 ø reseptif bunga jagung perbungaan jantan berbentuk malai tassel yang terdiri dari bulir polos tengah dan cabang lateral poros tengah biasanya memiliki empat baris pasangan bunga spikelet atau lebih cabang lateral biasanya terdiri dari dua baris setiap pasanganbunga terdiri dari satu bunga duduk tidak bertangkai dan satu bunga bertangkai perbungaan betina tumbuh pada ujung tongkol samping batang yang berasal dari ketiak daun biasanya pada sekitar pertengahan panjang batang utama batang lateral sangat pendek karena ruasnya yang pendek pada setiap buku batang lateral tumbuh sehelai daun karena dekatnya jarak antar buku daun-daun tersebut saling menutup membentuk kelobot yang membungkus tongkol yang sedang berkembang bunga betina terbentuk sebagai spikelet yang berpasangan pada poros tengah pada batang lateral yang dikenal sebagai tongkol rubatzky 1998 page 5 of 12 bab iii bahan dan metode 3.1 alat bahan dan fungsi alat gunting untuk memotong induk jantan kertas sungkup untuk menutup tanaman setelah diserbukan kertas label untuk melabeli tanaman yang akan disilangkan bolpoin untuk memberi nama atau pelabelan pinset untuk menghilangkan benang sari alat kelamin jantan bahan 1 persilangan di lahan praktikum jatikerto ubi jalar bunga putih sebagai tetua betina ubi jalar bunga ungu sebagai tetua jantan 1 persilangan di lahan bp pacar air bunga putih sebagai tetua betina pacar air bunga ungu sebagai tetua jantan 1 persilangan di lahan praktikum ngijo jagung manis sebagai tetua jantan jagung biasa sebagai tetua betina 3.2 waktu dan tempat praktikum 1 waktu 15 april 2012 tempat praktikum lahan praktikum jatikerto 2 waktu 3 mei 2012 tempat lahan praktikum bp 3 waktu 16 mei 2012 tempat lahan praktikum ngijo 3.3 alur kerja 1 cara kerja persilngan ubi jalar siapkan alat yang akan digunakan dalam praktikum pilih tanaman ubi jalar yang akan dijadikan sebagai tetua jantan bunga ungu dan tetua betina bunga putih potong tetua jantan bunga ungu dengan gunting serbuk sari jangan sampai rontok terkena angin atau gerakan tubuh tutup tanaman dengan kertas atau plastik agar tidak dibuahi oleh tanaman ubi jalar yang lainnya page 6 of 12 setelah seminggu lakukan pengecekan keberhailan hibridisasi tanaman ubi jalar tersebut catat hasil buat laporan 1 cara kerja persilangan pacar air siapkan alat yang akan digunakan dalam praktikum pilih tanaman pacar air yang akan dijadikan sebagai tetua jantan bunga ungu dan tetua betina bunga putih potong tetua jantan bunga ungu dengan gunting serbuk sari jangan sampai rontok terkena angin atau gerakan tubuh tutup tanaman dengan kertas atau plastik agar tidak dibuahi oleh tanaman pacar air yang lainnya setelah seminggu lakukan pengecekan keberhailan hibridisasi tanaman pacar air tersebut catat hasil buat laporan 1 cara kerja persilangan jagung siapkan alat yang akan digunakan dalam praktikum pilih tanaman jagung yang akan dijadikan sebagai tetua jantan jagung manis dan tetua betina jagung biasa sungkup tetua jantan jagung manis dengan kertas setelah seminggu sungkup tetua jantan dibuka dan apabila serbuk sari dari tetua jantan banyak maka jagung siap disilangkan pilih tetua betina yang dinginkan jagung biasa dan siap untuk diserbuki page 7 of 12 serbuki tetua betina jagung biasa dengan serbuk sari yang sudah diambil jagung manis sungkup tetua betina jagung biasa yang telah diserbuki catat hasil pengamatan setiap minggu buat laporan 4 hasil dan pembahasan 4.1 hasil 4.1.1 pengamatan perkembangan bunga nama tanaman ubi jalar table 1 perkembangan bunga ubi jalar parameter tetua jantan tetua betina umur bunga hari setelah tanam perkembangan bunga dari kuncup hingga mekar morfologi bunga gambar tangan table 2 perkembangan bunga pacar air parameter tetua jantan tetua betina umur bunga hari setelah tanam perkembangan bunga dari kuncup hingga mekar morfologi bunga gambar tangan perkembangan bunga tetua jantan pacar air dimulai dari kuncup adalah kuncup berwarna kuncup yang berwarna putih kekuning-kuningan selanjutnya setelah itu kuncup mulai membesar namun warna masih tetap putih kekuning-kuningan setelah itu seiring dengan mulai membesarnya bunga pacar air yang akan mekar warna kekuning-kuningan mulai memudar dan didominasi oleh warna putih setelah bunga pacar air mekar warna bunga tersebut menjadi putih seluruhnya kuncup tetua betina pacar air berwarna adalah berwarna ungu semakin membesar bunga tersebut warna ungu menjadi semakin tampak jelas setelah bunga mekar warna ungu pada tanaman tersebut menjadi semakin tua table 3 perkembangan bunga jagung parameter tetua jantan tetua betina umur bunga hari setelah tanam perkembangan bunga dari kuncup hingga mekar page 8 of 12 morfologi bunga gambar tangan 4.1.2 gambar prosedur persilangan komoditas ubi jalar tujuan persilangan mendapatkan varietas baru ubi jalar yang berbunga putih keunguan tetua jantan ungu tetua betina putih tanggal persilangan 15 april 2012 gambar prosedur persilangan gambar hasil persilangan 1 emaskulasi 1 minggu setelah persilangan 1 persilangan 2 minggu setelah persilangan 1 penyungkupan 3 minggu setelah tanam 1 pelabelan 4 minggu setelah persilangan tabel 4 cara hibridisasi ubi jalar pertama-tama hal yang kami lakukan saat hibridisasi ubi jalar adalah emaskulasi bunga yang dijadikan tetua betina pada persilangan ubi jalar yaitu bunga yang berwarna putih emaskulasi ini bertujuan agar tidak terjadi penyerbukan sendiri dalam suatu tanaman tersebut pemilihan tetua jantan harus tetua yang sudah siap dan nampak matang hal ini terlihat ketika bunga jantan tersebut digoyang- goyangkan maka serbuk sari berwarna putih akan jatuh setelah diemaskulasi pada pagi hari dilakukan persilangan antara bunga ubi jalar putih dan bunga ubi jalar ungu sebagai tetua setelah itu bunga yang sudah disilangkan dibungkus menggunakan sungkup dan diberi label komoditas pacar air tujuan persilangan menghasilkan varietas bunga baru putih keunguan tetua jantan putih tetua betina ungu tanggal persilangan 3 mei 2012 gambar prosedur persilangan gambar hasil persilangan 1 emaskulasi 1 minggu setelah persilangan page 9 of 12 1 persilangan 2 minggu setelah persilangan 1 penyungkupan 3 minggu setelah persilangan 1 pelabelan tabel 5 cara hibridisasi pacar air hal yang pertama dilakukan adalah emaskulasi pada tetua yang akan dijadikan betina dimana tetua betina terpilih dari pacar air berwarna putih sedangkan tetua jantan berwarna ungu pemilihan tetua jantan harus benar- benar terpilih dari tetua yang sudah matang sebagai tandanya adalah melekatnya serbuk sari saat disentuh langkah selanjutnya setelah emaskulasi ialah dilakukan persilangan langsung tanpa menunggu hari berikutnya langkah selanjutnya setelah emaskulasi ialah dilakukan persilangan langsung tanpa menunggu hari berikutnya setelah persilangan dilakukan maka kegiatan selanjutnya adalah pembungkusan pelabelan komoditas jagung tujuan persilangan mendapatkan jagung yang bertongkol besar dan rasa manis tetua jantan jagung manis tetua betina jagung biasa tanggal persilangan 16 mei 2012 gambar prosedur persilangan gambar hasil persilangan 1 pemotongan rambut jagung 1 minggu setelah persilangan tanaman pertama tanaman kedua 1 persilangan 2 minggu setelah persilangan belum bisa dilakukan pengamatan karena waktu persilangan belum sampai 2 minggu 1 penyungkupan 3 minggu setelah persilangan belum bisa dilakukan pengamatan karena waktu persilangan belum sampai 2 minggu 1 pelabelan 4 minggu setelah persilangan belum bisa dilakukan pengamatan karena waktu persilangan belum sampai 2 minggu tabel 6 cara hibridisasi jagung pada hibridisasi jagung yang dilakukan di lahan ngijo hal pertama yang dilakukan adalah pemilihan tetua jantan tetua jantan dipilih berdasarkan fenotip jika bunga jantan tersebut sudah mekar sebagian maka sudah page 10 of 12 memenuhi kriteria untuk dijadikan tetua persilangan langkah selanjutnya adalah penyungkupan terhadap bunga tersebut menggunakan kertas sungkup untuk dijadikan tetua persilangan pada esok harinya pada esok harinya dilakukan pemilihan tetua betina terlebih dahulu tetua betina juga dipilih berdasarkan fenotip dengan dicirikan tongkol jagung tersebut masih mempunyai rambut yang pendek sebelum polinasi dilakukan terlebih dahulu rambut jagung dipotong hingga mendekati kulit jagung atau biasa disebut klobot jagung setelah itu klobot jagung dibuka sedikit agar nanti saat polinasi serbuk sari dapat masuk atau menyerbuk sempurna pada putik setelah itu hal selanjutnya yang dilakukan adalah melakukan hibridisasi atau persilangan dengan cara menabur- naburkan serbuk sari dari tetua jantan diatas rambut jagung yang sudah dipotong tersebut setelah itu sungkup jagung yang telah disilangkan dengan menggunakan kertas atau sungkup jika hal tersebut sudah dilakukan hal selanjutnya adalah memberi label dan dokumentasikan langkah-langkah hibridisasi dari awal hingga akhir 4.1.3 pengamatan keberhasilan dan kegagalan persilangan 4.1.3.1 persilangan yang dilakukan di lahan praktikum jatikerto pada tanggal 15 april 2012 tetua persilangan ∑ keberhasilan ∑ kegagalan dokumentasi keberhasilan 1 bunga dokumentasi kegagalan 1 bunga putih ungu 3 15 tabel 7 dokumentasi hasil persilangan ubi jalar berdasarkan persilangan yang dilakukan di lahan praktikum jatikerto pada tanggal 15 april 2012 diperoleh jumlah keberhasilan sebanyak 3 bunga dan mengalami kegagalan pada 15 bunga lainnya hal ini terjadi bisa diakibatkan beberapa factor antara lain tumbang sebelum waktunya kondisi lingkungan yang kurang mendukung seperti hujan dan sebagainya serta pelbagai kemungkinan-kemungkinan lainnya 4.1.3.2 persilangan yang dilakukan di lahan praktikum bp pada tanggal 3 mei 2012 tetua persilangan ∑ keberhasilan ∑ kegagalan dokumentasi keberhasilan 1 bunga dokumentasi kegagalan 1 bunga putih ungu 18 0 tabel 8 dokumentasi hasil persilangan pacar air hasil persilangan yang dilakukan dilahan praktikum bp pada tanggal 3 mei 2012 berbeda dengan persilangan ubi jalar di kebun jatikerto sebelumnya dimana tingkat keberhasilan pacar air di lahan bp ini mencapai 100 ciri keberhasilan yang dapat diamati adalah munculnya biji yang terlihat hijau kecil dan tidak berwarna hitam serta tidak jatuh dari tangkai pada hasil persilangan bunga pacar air tersebut kemudian pada minggu berikutnya biji tersebut mulai terlihat membesar dan berwarna hijau segar 4.1.3.3 persilangan yang dilakukan di lahan praktikum ngijo pada tanggal 16 mei 2012 tetua persilangan ∑ keberhasilan ∑ kegagalan dokumentasi keberhasilan 1 bunga dokumentasi kegagalan 1 bunga jagung biasa jagung manis 0 2 page 11 of 12 tabel 9 dokumentasi hasil persilangan jagung 4.2 pembahasan 4.2.1 ubi jalar pada persilangan ubi jalar tidak semua hasil menunjukkan keberhasilan kegagalan tersebut disebabkan karena ada beberapa faktor yaitu factor dari manusianya sendiri yang melakukan persilangan putik yang tidak terbuahi dengan sempurna pada saat melakukan emaskulasi terlalu lama untuk disungkup sehingga putik mengalami stress emaskulasi bertujuan untuk menghindari terjadinya penyerbukan sendiri emaskulasi dilakukan dengan cara menggunting sepertiga bagian bunga jantan kemudian diambil serbuk sarinya hibridisasi dilakukan dengan cara menempelkan atau memasukan bunga jantan kedalam bunga betina tepat pada putik tujuan dari hibridisasi adalah menggabungkan dua sifat dari dua varietas tanaman ke dalam satu tubuh tanaman oleh karena itu sifat tanaman hasil persilangan f1 merupakan gabungan sifat diantara kedua tetuanya faktor lain yang harus diperhatikan dalam melakukan hibridisasi adalah lamanya daya hidup viabilitas serbuk sari tetapi setelah melakukan pengamatan bahwa hibridisasi yang dilakukan adalah ada yang berhasil dan ada juga yang gagal pada persilangan ubi jalar keberhasilan hibridisasi yang dilakukan dicirikan dengan kelopak bunga luruh atau layu dan munculnya bakal biji sedangkan kegagalan hibridisasi yang dilakukan dicirikan dengan putik kering kemudian mati dan bakal biji yang kering setelah itu akan rontok pada persilangan jagung keberhasilan persilangan dicirikan silk pada tongkol jagung berwarna coklat sedangkan kegagalan persilangan dicirikan silk yang berukuran panjang dan berwarna putih untuk mengetahui berhasil atau tidaknya suatu hibridisasi maka harus dilihat dari tanda-tandanya apabila hibridisasi yang dilakukan berhasil maka dapat dilihat adanya pembengkakan dari bakal buah kelopak bunga layu dan bakal buah tetap segar keberhasilan suatu persilangan buatan dapat dilihat kira-kira satu minggu setelah dilakukan penyerbukan jika petal mengering namun bakal buah tetap segar kemudian bakal buah membesar atau memanjang kemungkinan telah terjadi pembuahan sebaliknya jika bunga yang gagal mengadakan fertilisasi biasanya gugur atau kepala putiknya terlihat layu dan bakal buah rontok syukur 2009 4.2.2 jagung hasil pesilangan yang telah dilakukan dari 2 persilangan jagung didapatkan hasil persilangan yang gagal kegagalan tersebut mungkin disebabkan oleh proses persilangan yang pada tongkol betinanya tidak terbuahi secara optimal sehingga tongkol tidak dapat terbuahi sedangkan tanda keberhasilan hibridisasi jagung dicirikan oleh mulai membesarnya tongkol jagung serta rambut jagung berwarna merah kecoklatan dan rontok serta warna silk pada tongkol jagung memanjang setelah dilakukan pengamatan pada 1 minggu setelah persilangan didapatkan hasil bahwa pada kedua tanaman hasil dari persilangan adalah gagal hal tersebut dicirikan oleh munculnya rambut pada tongkol yang berwarna putih kekuning-kuningan dan sudah ada biji tongkol sedangkan tanda keberhasilan hibridisasi jagung dicirikan oleh mulai membesarnya tongkol jagung serta rambut jagung berwarna merah kecoklatan dan rontok syukur 2009 4.2.3 pacar air pada persilangan pacar air yang dilakukan berhasil keberhasilan tersebut dicirikan dengan munculnya bakal biji sedangkan kegagalan persilangan dicirikan tangkai bakal biji kering dan akhirnya terjatuh keberhasilan tersebut disebabkan karena putik terbuahi dengan sempurna sehingga putik dapat tumbuh menjadi bakal biji keberhasilan persilangan pacar air mencapai 100 atau semua berhasil pada persilangan bunga pacar air putih dan ungu ini pemeriksaan keberhasilan persilangan dilakukan seminggu kemudian jika calon buah mulai membesar dan tidak rontok maka kemungkinan telah terjadi pembuahan sebaliknya jika calon buah tidak membesar atau rontok maka kemungkinan telah terjadi kegagalan pembuahan subekti 2008 page 12 of 12 5 penutup 5.1 kesimpulan - keberhasilan hibridisasi yang dilakukan pada ubi jalar dicirikan dengan kelopak bunga luruh atau layu dan munculnya bakal biji sedangkan kegagalan hibridisasi yang kami lakukan dicirikan dengan putik kering kemudian mati dan bakal biji yang kering setelah itu akan rontok - hasil hibridisasi tanaman jagung setelah dilakukan pengamatan pada 1 minggu setelah persilangan didapatkan hasil bahwa pada kedua tanaman hasil dari persilangan adalah gagal hal tersebut dicirikan oleh munculnya rambut pada tongkol yang berwarna putih kekuning-kuningan dan panjang padahal jika hibridisasi pada jagung itu berhasil ciri-ciri yang dapat diamati adalah rambut jagung berwarna merah kecoklatan dan rontok serta mulai membesarnya tongkol jagung - hasil hibridisasi pacar air keberhasilan persilangan pacar air mencapai 75 beberapa mengalami kegagalan faktor yang paling berpengaruh terhadap kegagalan ini adalah cuaca yang sering hujan hujan menyebabkan bunga rontok ataupun air hujan masuk kedalam sungkup sehingga menyebabkan bunga membusuk daftar pustaka allard r.w 1988 pemuliaan tanaman jakarta bina aksara 336 halaman departemen agronomi dan hotikultura ipb bogor 356 hal mangoendidjojo w 2003 dasar-dasar pemuliaan tanaman yogyakarta kanisius mccouch s 2004 diversifying selection in plant breeding plos biol 2 10 e347 rubatzky v.e and m yamaguchi 1998 world vegetable bandung itb rukmana rahmat 2007 ubi jalar budidaya dan pasca panen yogyakarta kanisius schlegel rolf 2009 encyclopedic dictionary of plant breeding 2nd ed isbn 9781439802427 usa crc press boca raton fl pp 584 subekti n a syafruddin roy efendi dan sri sunarti 2008 morfologi tanaman dan fase pertumbuhan jagung balai penelitian tanaman serealia maros sujiprihati dkk 2008 pemuliaan tanaman bagian genetika dan pemuliaan tanaman tanto 2002 pemuliaan tanaman dengan hibridisasi allogam .jakarta raja grafindo persada warsono dan sukirman 2010 teknik penyilangan galur mandul jantan dan pelestarian galur pemulih kesuburan untuk menghasilkan padi hibrida bogor balai besar penelitian tanaman padi 12 of 12 displaying jrenk.docx
No comments:
Post a Comment