keyword :
Original text
loading… page 1 of 14 laporan paktikum biokimia disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah biokimia disusun oleh mirza k 201241028 ketua maqbul f 201241045 anggota ruby a 201241054 anggota kusmia 201241057 anggota dhiastama 201241012 anggota program studi agroteknologi fakultas pertanian universitas muria kudus 2012 2013 page 2 of 14 daftar isi daftar isi ..........................................................................................................................1 bab i teori .........................................................................................................................2 a karbohidrat .................................................................................................................2 b lemak .........................................................................................................................3 c protein ........................................................................................................................4 bab ii data dan hasil pengamatan .....................................................................6 a karbohidrat .................................................................................................................6 b lipida ..........................................................................................................................7 c protein ........................................................................................................................7 bab iii kesimpulan ........................................................................................................9 a karbohidrat .................................................................................................................9 b lipida ..........................................................................................................................9 c protein........................................................................................................................10 bab iv kesimpulan ......................................................................................................12 a karbohidrat ..............................................................................................................12 b lipida .......................................................................................................................12 c protein ......................................................................................................................13 daftar pustaka ...........................................................................................................14 page 3 of 14 bab i teori 1 karbohidrat karbohidrat atau hidrat arang dapat didefinisikan sebagai senyawa yang terdiri dari unsur carbon c hidrogen h dan oksigen o dengan perbandingan susunan h dan o seperti air ch2o hidrat arang yang paling sederhana adalah monosakarida gula yang mempunyai rumus cnh2non menurut banyaknya atom c monosakarida dapat dibagi 1 n 2 diosa c2h4o2 misal glikolikaldehida 2 n 3 triosa c3h6o3 misal gliseraldehida dihidrokei aceton 3 n 4 tatrosa c4h8o4 misal aritrosa 4 n 5 pentosa c5h10o5 misal ribosa xilosa 5 n 6 hexosa c6h12o6 misal glukosa galaktosa manosa 6 n 7 septosa c7h14o7 misal sedoheptulosa glukosa dan fruktosa merupakan 2 hexosa penting dalam tumbuhan monosakarida lain diantaranya eritrosa sedeheptulosa ribosa dan xilosa yang semuanya berhubungan langsung dengan siklus karbon setelah fixasi co2 dalam fotosintesa ribosa dalam bentuk furanosa merupakan penyusun penting dari asam ribonukleat koenzim i dan koenzim ii oligosakarida terbentuk dari kondensasi 2 3 atau 4 melekul monoskarida rafinosa trisakarida merupakan kondensasi dari galaktosa glukosa dan fruktosa terdapat banyak dalam bit beta vulgaris disakarida merupakan gula tumbuhan yang umumnya terdapat banyak didalam jaringan disakarida terbentuk dari kondensasi 2 melekul monosakarida yang sama atau berbeda page 4 of 14 asam gula merupakan derivat dari gula yang terbentuk bila gugusan aldehida atau gugusan terakhir – ch2oh dioksidir menjadi gugus karboksil - cooh glukosa bila aldehide dioksidir menjadi asam glukuron dan galaktosa menjadi asam galakturon alkohol gula merupakan derivat gula hasil reduksi gugusan aldehide menjadi alkohol primer diantara gula alkohol yang terdapat banyak dalam tumbuhan ialah sorbitol menitol mio inositol polisakarida terbentuk karena adanya kondensasi dari monosakarida yang jumlahnya paling sedikit sepuluh walaupun biasanya jumlahnya jauh lebih besar dari sepuluh.polisakarida diklasifikasikan menurut golongan gula yang terkondensasikan pati terdiri dari 2 komponen yaitu amilosa dan amilopektin keduanya tersusun dalam perbandingan jumlah yang sangat bermacam-macam pada umumnya amilopektin paling sedikit menempati 2 3 dari jumlah seluruhnya amilosa merupakan rantaiyang paling panjang tersusun dari melekul d-glukopiranosa yang dihubungkan satu sama lain oleh ikatan 1 4 α amilopektin juga tersusun dari melekul d-glukopiranosa yang di hubungkan dengan ikatan 1 4 tetapi disamping itu mempunyai cabang yang terbentuk dengan ikatan 1 6 α diantara cabang terdapat ± 10 unit glukosa dan 15-20 unit merupakan ujung-ujung bebas sellulosa merupakan penyusun dinding sel yang penting juga terdiri dari rantai yang tidak bercabang dari β d- glukopiranosa dengan ikatan 1 4 β setiap rantai terdiri dari 1000-3000 unit glukosa homisellulosa juga terdapat dalam dinding sel yang terbentuk dari pentosa dan asam uranat khitin suatu derivat hidrat arang yang menyerupai sellulosa dan mengandung nitrogen 2 lemak lemak adalah ester yang terbentuk oleh kondensasi dari 3 melekul asam lemak dengan satu molekul trihidroksi alkohol gliserol rumus umum lemak r-coor asam lemak terpenting yang terdapat dalam tumbuhan 1 asam butirat ch3 ch2 2 cooh page 5 of 14 2 asam kaproat ch3 ch2 4 cooh 3 aasam palmitat ch3 ch2 14 cooh 4 asam atearat ch3 ch2 16 cooh 5 asam oleat ch3 ch2 7 ch ch ch2 7 cooh lemak merupakan bahan dasar dari bagian sel atau merupakan bagian penting dari selaput-selaput pembatas membran plasma yang penting sekali peranannya dalam mengatur masuk keluarnya permeabilitas zat-zat makanan metabolit derivat lemak 1 lilin wexes secara kimia ada hubungannya dengan lemak komposisi penyusunnya sangat berbeda antara jenis satu dengan yang lainnya lilin tumbuhan juga mengandung rantai alkohol aldehida dan keton yang keseluruhannya merupakan rantai yang terdiri dari 22 sampai dengan 32 atom karbon 2 kutin dan suberin zat gabus suberin adalah sekrosi dari sel-sel gabus dan kutin terdapat pada sel-sel kutikula 3 sterol suatu struktur cincin yang komplek yang membentuk beberapa jenis vitamin dan hormon binatang ergosterol merupakan srerol yang penting karena oleh sinar ultra violet dapat dirubah menjadi vitamin d2 kalsiferol 4 digitalin sterol yang terdapat dalam digitalis purpurea digunakan untuk mengobati penyakit jantung 5 fosfolipid page 6 of 14 fosfolipid merupakan lipid mengandung fosfat dan asam lemak yang membentuk ester dengan gliserol fosfolipid mengendung bagian yang tidak melarut dalam air asam lemak dan bagian yang melarut dalam air cholin ethanolemin serine inositol gliserol mereka merupakan penyusun penting dari plasma membranyang terdapat pada inti khloroplas mitokondria sitoplasma tonoplas dan plasmalemma dan endoplasmatik ratikulum 3 protein protein adalah hasil kondensasi unit-unit senyawa bermolekul kecil yaitu asam amino asam amino alami pada umumnya mempunyai bentuk asam amino α beberapa asam-asam amino penting diantaranya 1 asam amino alifatik 2 asam amino bebas 3 asam amino dan asam amidanya 4 asam amino hidroxi 5 asam amino aromatik 6 asam amino hetorosiklik 7 asam amino mengandung sulfur ikatan peptida terjadi antara gugusan amino dari asam amino yang satu dengan asam amino lainnya dua asam amino yang berkondensasi disebut dipeptida penggolongan protein semila didasarkan atas ada atau tidak adanya suatu bagian bukan protein dalam kombinasi fisik maupun kimia protein yang memiliki gugusan prostetik seperti itu digolongkan sebagai protein konyugata dan bila tidak memiliki digolongkan ke suatu protein sederhana protein dalam organisme mempunyai tiga fungsi dasar 1 bahan pembentuk penyusun benda hidup organisma page 7 of 14 2 katalisator organik enzim mempercepat reaksi 3 bagian penting dari nukleotein diantaranya gen asam- asam glikolat glioksilat dan oxalat terdapat banyak dalam tumbuhan asam oxalat dengan ca membentuk kristal-kristal ini merupakan penyebab rasa gatal pada buah nanas asam malonat dalam keadaan bebas hanya terdapat dalam beberapa jenis leguminonase asetil coa yang memfiksir karbon dioksida co2 akan membentuk senyawa malonyl coa yang merupakan prekusor penting dalam sintesa asam lemak page 8 of 14 bab iii data dan hasil pengamatan page 9 of 14 bab iii pembahasan 1 karbohidrat uji molisch uji yang membuktikan adanya amilopektin dengan ditandai warna ungu kemerah-merehan violet dari empat percobaan yang telah diuji kandungan yang banyak amilopektin terdapat pada cairan atau larutan pati uji benedict uji yang membuktikan gula reduksi dengan ditandai warna kuning dan mempunyai aldehida kemampuan untuk mereduksi dimana adanya gula reduksi terbanyak terdapat pada cairan buah masak uji barfoed uji yang membuktikan adanya monosakarida dengan ditandai warna merah hijau atau biru dimana monosakarida terbanyak terdapat di dalam cairan buah masak iodine uji fenilhidrazin uji yang membuktikan adanya pengendapan fenilozazon yaitu ditandai dengan adanya endapan warna kuning dimana endapan terbanyak terdapat pada larutan atau cairan buah upakan mentah 2 uji lipida 1 uji akrolein uji yang membuktikan adanya gliserol yang ditandai dengan adanya endapan hitam dari uji dilakukan ternyata larutan minyak kelapa yang ditambah serbuk khs04 mengandung gliserol asam lemak page 10 of 14 2 adsorbsi iod ole asam lemak ........................................................................................................................................................ 3 uji buih uji yang membuktikan adanya buih yang dalam hal ini pada sabun buih merupakan asam lemak yang bergabung dengan udara dalam pengujian yang dilakukan dengan larutan sabun yang dikocok ternyata beberapa saat terdapat buih asam lemak udara 4 uji penyabunan uji yang membuktikan adanya asam lemak bebas dan udara menjadi buih yang pada hal ini dibuktikan dengan pengujian oleh sabun 3 gr ditambah 10ml larutan alkoholisa lalu dikocok dan dipanaskan hingga mendidih beri 10ml air dan panaskan lagi sehingga alkohol terus menguap terjadilah buih kembali uji protein reaksi warna uji millon merupakan uji yang membuktikan adanya gugus phenol yang ditandai dengan warna merah.pada uji yang dilakukan dari bahan cairan putih telur ditambah pereaksi millon ternyata ada gugus phenol uji xanthoprotein merupakan uji yang membuktikan adanya gugus inti benzena yang ditandai dengan warna jingga atau orange pada pengujian yang dilakukan dari bahan albumin telur yang ditambah hno3 ternyata terdapat gugus inti benzena uji ninhidrin merupakan pengujian yang dilakukan dari bahan albumin telur ditambah pereaksi ninhidrin yang menyimpulkan protein dari bahan ini trdenaturasi uji biuret merupakan uji yang membuktikan adanya ikatan peptida yang ditandai dengan warna ungu pada pengujian yang dilakukan ternyata bahan dari albumin telur ditambah cuso4 dibuktikan adanya ikatan peptida pengendapan dengan logam berat page 11 of 14 pada pengujian pertama dengan pereaksi mgcl2 ditambah albumin telur ternyata cairan mengendap dengan pereaksi mgcl2 tetapi endapan yang terjadi sedikit pada pengujian kedua dengan pereaksi pb asetat ditambahkan albumin telur ternyata cairan mengendap lebih banyak dengan pereaksi pb asetat pengendapan dengan alkohol dari pengujian yang dilakukan pada keempat tabung reaksi yang masing-masing diberi perlakuan sama untuk bahan albumin telur dengan larutan alkhohol dan perlakuan beda pada masing-masing tabung dengan bahan 0 1 n hcl 0 1 n naoh asetat buffer dan aquades ternyata pengendapan putih yang terjadi lebih banyak pada larutan yang diberi asetat buffer disusul oleh larutan yang diberi hcl dan aquades sedangkan pengendapan sedikit terjadi pada larutan dengan naoh pengendapan oleh asam-asam pada pengujian protein yang mengendap dengan asam-asam membuktikan bahwa asam- asam bisa mengendapkan protein dari pengujian yang dilakukan dibuktikan bahwa protein mengendap lebih banyak pada larutan dengan pereaksi asam cuka dan protein mengendap lebih sedikit dengan pereaksi asam hno3 pekat page 12 of 14 bab iv kesimpulan 1 uji karbohidrat pada pengujian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa uji molisch membuktikan amilopektin ternyata dari empat percobaan yang di ujikan amilopektin terbanyak terdapat pada larutan atau cairan pati uji benedict membuktikan adanya gula pereduksi dari keempat percobaan yang diujikan gula pereduksi terbanyak terdapat pada cairan buah masak uji barfoed membuktikan adanya monosakarida dari keempat percobaan yang dilakukan monosakarida terbanyak terdapat pada cairan buah masak uji fenilhidrazin membuktikan adanya pembentukan endapan fenilozazon dari keempat percobaan yang diujikan endapan fenilozazon terjadi pada cairan buah masak sedangkan endapan ini tidak terjadi pada cairan pati 2 uji lipida pada pengujian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa uji akrolein membuktikan adanya gliserol dari pengujian yang dilakukan albumin telur ditambah serbuk khso4 terbukti terdapat gliserol uji buih membuktikan larutan sabun yang dikocok beberapa saat terjadi buih yang dimana buih itu merupakan asam lemak yang bergabung debgan udara uji penyabunan membuktikan sabun yang ditambah 10ml koh alkhoholis dan 10ml air terjadi asam lemak bebas dan udara menjadi buih uji protein pada pengujian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa reaksi warna page 13 of 14 pada pengujian albumin telur dengan pereaksi ninhidrin terjadi protein terdenaturasi pada pengujian albumin telur dengan pereaksi millon membuktikan adanya gugus phenol pada pengujian albumin telur ditamah hno3 pekat membuktikan adanya gugus inti benzena pada pengujian albumin telur ditambah cuso4 membuktikan adanya ikatan peptida pengendapan dengan logam-logam berat pada percobaan yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa protein mengendap dengan logam-logam berat sedangkan protein banyak mengendap pada pereaksi pb asetat dan sedikit mengendap pada mgcl2 pengendapan dengan alkhohol pada percobaan yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa protein mengendap dengan alkhohol dan pengendapan terbanyak pada larutan alkhohol ditambah asetat buffer pengendapan oleh asam-asam pada percobaan yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa protein mengendap dengan asam-asam dan pengendapan terbanyak terdapat pada perewaksi asam cuka page 14 of 14 daftar pustaka linayanti darsana biokimia umum i fakultas pertanian university sebelas maret surakarta soeharsono martoharsono 1983 biokimia jilid i gajah mada university press yogyakarta wryawan 1987 biokimia umum ii fakultas pertanian university sebelas maret surakarta 14 of 14 displaying jh.doc
No comments:
Post a Comment