keyword :
laporan hasil praktikum fisiologi tumbuhan disusun untuk memenuhi tugas fisiologi tumbuhan semester ii dosen pengampu ir untung sudjianto ms disusun oleh 1 2011-41-014 novi oktadianita 2 2011-41-016 arief mustofa 3 2011-41-017 nafiatul khoyriyah 4 2011-41-018 muhammad sofi an 5 2011-41-020 choirul amin program study agroteknologi fakultas pertanian universitas muria kudus 2012 page 2 of 20 2 kata pengantar puji syukur kehadirat allah swt karena rahmat dan ridho-nya maka kelomok iv ini mampu menyelesaikan tugas akhir semester membuat laporan fisiologi tumbuhan yaitu tentang kurva sigmoid pertumbuhan evapotranspirasi pertumbuhan tanaman kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu menyelesaikan laporan ini terutama kepada ir untung sudjianto ms beserta asisten dosen yang mengampu mata kuliah fisiologi tumbuhan yang telah bersedia memberikan pengarahan kepada kami kami menyadari bahwa laporan ini jauh dari kesempurnaan oleh karena itu saran atau kritikan kami harapkan agar proses pembuatan laporan selanjutnya akan menjadi lebih baik dari sebelumnya kudus 06 juli 2012 penyusun page 3 of 20 3 daftar isi sampul i kata pengantar ii daftar isi iii bab i urva sigmoid pertumbuhan 1 a pendahuluan 1 b tujuan 1 c bahan dan alat 1 d prosedur 1 e hasil dan pembahasan 2 f kesimpulan 3 bab ii evapotranspirasi 4 a pendahuluan 4 b tujuan 4 c bahan dan alat 4 d prosedur 5 e hasil dan pembahasan 5 f kesimpulan 7 bab iii pertumbuhan tanaman 8 a pendahuluan 8 b tujuan 9 c bahan dan alat 9 d prosedur 9 e hasil dan pembahasan 10 f kesimpulan 14 page 4 of 20 4 bab i urva sigmoid pertumbuhan a pendahuluan salah satu ciri kehidupan tumbuhan adalah bahwa tumbuhan itu mengalami proses tumbuh tumbuh adalah kenaikan volume yang tidak dapat balik besarnya pertumbuhan per satuan waktu disebut laju pertumbuhan laju pertumbuhan suatu tumbuhan atau bagiannya berubah menurut waktu oleh karena itu bila laju tumbuhan digambarkan dengan grafik dengan laju tumbuh pada sumbu ordinatnya dan waktu sebagai absis maka grafik yang terjadi merupakan suatu kurva berbentuk s atau kurva sigmoid kurva sigmoid pertumbuhan ini berlaku bagi keseluruhan tumbuhan ataupun sel-selnya b tujuan mengamati laju pertumbuhan daun sejak dari embrio dalam biji sampai daun mencapai ukuran tetap pada kacang tanah c bahan dan alat bahan tumbuhan biji kacang tanah alat-alat kertas milimeter pisau silet pot berisi campuran pasir dan tanah d prosedur 1 rendam biji kacang tanah selama 2-3 jam dalam gelas piala 2 pilih 15 biji yang baik untuk percobaan 3 kupas 3 biji dan buka kotiledonnya ukur panjang daun embrionya dengan kertas milimeter kemudian hitung nilai rata-ratanya 4 tanam 12 biji dalam pot siram denan air secukupnya dan peliharalah dalam rumah kaca atau ditempat yang teduh selama 2 minggu 5 adakan pengamatan sebagai berikut a ukur panjang daun pertama dan potiolnya tangkai daun pada umur 3 5 7 10 dan 14 hari seyelaah tanam page 5 of 20 5 b pengukuran daun pada hari kle 3 dan ke 5 dengan menggali biji ambil 3 biji c pengukuran selanjutnya dilakukan dengan cara mengukur langsung 3 tumbuhan sample yang tumbuh normal 6 dari pengukuran ini buatlah grafik dengan panjang rata-rata daun termasuk petiol atau tangkainya sebagai ordinat dan waktu pengukuran umur tumbuhan sebagai absisnya e hasil dan pembahasan tanggal umu r hari ulanga n 1 ulanga n 2 ulanga n 3 jumla h rata-rata 08-jun- 12 0 2 1 5 1 5 5 1 66666 7 11-jun- 12 3 4 5 4 5 5 14 4 66666 7 14-jun- 12 6 5 5 6 8 5 20 6 66666 7 16-jun- 12 8 6 3 3 9 4 15 14 35 4 78333 3 18-jun- 12 10 7 25 4 25 5 05 16 55 5 51666 7 22-jun- 12 14 8 1 7 4 7 35 22 85 7 61666 7 page 6 of 20 6 03681014 0 1 2 3 4 5 6 7 8 1.66666 7 4.66666 7 6.66666 7 4.78333 3 5.51666 7 7.61666 7 1 666667 4 666667 6 666667 4 783333 5 516667 7 616667 rata-rata berdasarkan pengamatan diatas kurva sigmoid merupakan kurva pertumbuhan cepat pada fase vegetatif sampai titik tertentu akibat pertambahan sel tanaman kemudian melambat dan akhirnya menurun pada fase senesen kurva menunjukkan ukuran kumulatif sebagai fungsi dari waktu tiga fase utama biasanya mudah dikenali yaitu fase logaritmik fase linier dan fase penuaan pada fase logaritmik ini berarti bahwa laju pertumbuhan lambat pada awalnya tapi kemudian meningkat terus laju berbanding lurus dengan ukuran organisme pada hasil pengamatan fase ini terjadi dari hari pertama pengamatan sampai pada hari ke-6 sampai panjang daun rata-rata mencapai 6 66mm memperlihatkan pertumbuhan yang terus- menerus sampai batas-batas tertentu hal ini merupakan akibat adanya imbibisi air sehingga aktifitas metabolisme membesar dan sel-sel embrio membesar semakin besar organisme semakin cepat ia tumbuh pada fase linier pertambahan ukuran berlangsung secara konstan jika dilihat hasil pengamatan fase ini terjadi setelah hari ke 10 sampai pada akhir pengamatan yaitu hari ke 14 hal ini dapat dikatakan fase linier karena penambahan panjang rata-rata tak terlalu drastis hampir stabil f kesimpulan page 7 of 20 7 berdasarkan hasil data dan perhitungan data serta pembahasan di atas maka dapat simpulkan bahwa a proses pertumbuhan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor internal seperti gen dan hormon pertumbuhan dan faktor eksternal seperti cahaya nutrisi air kelembaban dan sebagainya b tumbuhan dalam pertumbuhannya mengalami tiga fase pertumbuhan yaitu fase logaritmik fase linier dan fase penuaan bab ii evapotranspirasi a pendahuluan air yang dibutuhkan tanaman sebagian besar akan diuapkan melalui permukaan tumbuhan dan permukaan tanah evapotranspirasi laju evapotranspirasi dapat diketahui dengan berbagai cara salah satu cara tersebut adalah dengan cara penimbangan grafimetri evapotranspirasi adalah penguapan total baik dari permukaan air daratan maupun dari tumbuh-tumbuhan banyak faktor yang mempengaruhi evapotranspirasi ini antara lain suhu udara kembaban udara kecepatan angin tekanan udara sinar matahari ketinggian lokasi proyek dan lain sebagainya di dalam perencanaan irigasi penilaian jumlah air yang page 8 of 20 8 dibutuhkan untuk suatu areal tidak memisahkan antara evaporasi dan transpirasi istilah yang digunakan adalah et dan merupakan kombinasi antara evaporasi dan transpirasi oleh karena air yang digunakan oleh tanaman untuk proses metabolisme hanya sedikit atau kurang dari 1 nilai tersebut diabaikan sudjarwadi 1990 b tujuan untuk mengetahua laju evapotranspirasi c bahan dan alat bahan benih tanah kompos dan perlengkapan bertanam pot cetok dan cangkul alat timbangan penggaris label gayung dan alat tulis d prosedur 1 menyiapkan campuran tanah dan kompos dengan perbandingan 2 1 2 timbang 1 buah pot dan dicatat bobotnya 3 memasukkan media kedalam pot yang telah disiapkan dengan bobot keseluruhan kira- kira 1 kg 4 tambahkan air sedikit demi sedikit hingga muncul tetesan air pada lubang bawah pot dan tiriskan 5 biarkan selama 2 hari pada tempat yang teduh dan tidak terkena air hujan kemudian ditimbang bobotnya selisih bobot yang terjadi merupakan air maksimal yang dapat ditahan oleh tanah air kapasitas lapangan 6 tanam benih dalam pot masing-masing 3 biji perpot dan tambahkan air sebanyak kapasitas lapangan kemudian ditimbang dan dicatat bobotnya page 9 of 20 9 7 letakkan pot tersebut dalam rumah kaca atau pada tempat yang teduh usahakan agar tidak terkena air hujan 8 timbang pot tiap 2 hari sekali catat bobotnya jika terjadi perubahan bobot tambahkan air agar bobotnya kembali seperti semula 9 setelah umur 14 hari timbang dan catat bobotnya dan hentikan penyiraman 10 timbang pot setiap hari dan catat bobotnya saat tanaman layu tambahkan air agar bobotnya kembali seperti semula 11 gambar perubahan bobot dengan sumbu x sebagia umur tanaman dan bobot pot sebagai sumbu y e hasil dan pembahasan bbt pot bbt tanah bbt9juni1 2 bbt air 80 1000 1350 270 bbt emb 1 bbt emb 2 bbt emb 3 bbt emb 4 bbt pot 75 75 75 75 80 no tanggal bobot ember tanah air biji g 1 2 3 4 1 11-jun-12 1475 1475 1500 1450 2 13-jun-12 1425 1400 1400 1375 3 15-jun-12 1400 1400 1425 1377 18-jun-12 page 10 of 20 10 4 1375 1350 1375 1325 5 20-jun-12 1375 1400 1375 1325 6 22-jun-12 1400 1375 1425 1400 7 25-jun-12 1350 1450 1325 1250 8 27-jun-12 1425 1450 1475 1350 9 28-jun-12 1400 1425 1450 1325 10 29-jun-12 1350 1375 1425 1300 11 30-jun-12 1325 1325 1325 1275 tangga l pot 1 pot 2 pot 3 pot 4 12-jun-12 50 75 100 75 13-jun-12 75 75 75 73 15-jun-12 100 125 125 125 18-jun-12 100 75 125 125 20-jun-12 75 100 75 50 22-jun-12 125 25 175 200 25-jun-12 50 25 25 100 27-jun-12 75 50 50 125 28-jun-12 150 100 75 150- 29-jun-12 150 150 175 175 rata-rata 95 80 100 116 444 4 page 11 of 20 11 pot 1pot 2pot 3pot 4 0 20 40 60 80 100 120 140 rata-rata penguapan berdasarkan tabel dapat diketahui adanya laju transpirasi yang berbeda-beda dari masing-masing pot baik pot yang ada tanamannya maupun pot kosong hal tersebut disebabkan oleh faktor penentu transpirasi yang berbeda-beda pula diantaranya adalah faktor yang berkaitan dengan tanah maupun faktor yang berasal dari tumbuhan itu sendiri faktor dari tanah yaitu mengenai kelembapan sedangkan dari daun bisa berasal dari jumlah daun lebar daun maupun lebar stomata dari pengamatan tabel dapat disimpulkan bahwa pot yang tidak ada tanamannya akan memiliki bobot kotor yang lebih besar atau dengan kata lain penguapan lebih rendah dibandingkan dengan pot-pot lain yang berisi tanaman berdasarkan fakta tersebut maka kita dapat mengetahui bahwa tanah yang tanpa tanaman akan lebih sukar mengalami evapotranspirasi dikarenakan tidak adanya faktor penentu evapotranspirasi yang berasal dari tanaman f kesimpulan dari pengamatan tabel diatas dapat disimpulkan bahwa rata-rata penguapan pot yang ada tanamannya memiliki laju evapotranspirasi lebih banyak daripada pot yang tidak ada tanamannya adapun faktor penentu evapotranspirasi di antaranya yaitu iklim faktor tanaman faktor tanah kondisi lingkungan dan pengelolaan page 12 of 20 12 bab iii pertumbuhan tanaman a pendahuluan page 13 of 20 13 tanaman merupakan salah satu dari organisme makhluk hidup di bumi ini setiap makhluk hidup tumbuh dan berkembang kedua proses tersebut dapat diketahui melalui perubahan tinggi tanaman panjang akar bobot segar dan bobot kering tumbuhnya pertumbuhan dan perkembangan tanaman yang dimulai dari kecil hingga menjadi dewasa sepintas jika dilihat antara proses pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi pada tanaman adalah sama tetapi sebenarnya mempunyai perbedaan pertumbuhan pada tanaman merupakan proses bertambahnya ukuran dari kecil hingga sampai dewasa yang sifatnya kuantitatif artinya dapat kita ukur yang dapat dinyatakan dengan suatu bilangan misalnya pada seperti gambar di atas yaitu tanaman cabai umur 1 minggu tingginya 5 cm setelah tumbuh berumur 2 minggu tingginya menjadi 10 cm setelah mencapai umur 3 minggu tingginya menjadi 15 cm dan seterusnya selain tumbuh tanaman cabai juga mengalami perkembangan yang ditandai dengan tanaman menjadi dewasa yaitu dapat menghasilkan biji kembali adapun perkembangan merupakan suatu proses untuk menuju mencapai kedewasaan pada makhluk hidup yang bersifat kualitatif artinya tidak dapat dinyatakan dengan suatu bilangan misalnya sudah seberapa dewasakah suatu makhluk hidup itu hal tersebut tidak bisa diukur atau dinyatakan dengan suatu bilangan dalam proses pertumbuhan dan perkembangannya ditandai dengan bertambahnya ukuran atau volume pada tubuhnya dan terbentuknya spora pada pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan bersel banyak seperti tumbuhan berbiji misalnya tanaman cabai selain bertambah ukurannya juga ditandai dengan terbentuknya bunga yang mempunyai alat kelamin betina atau putik pistillum dan alat kelamin jantan atau benang sari stamen dengan demikian dapat dijelaskan bahwa pertumbuhan adalah suatu proses pertumbuhan ukuran dan volume serta jumlah sel secara irreversibel yaitu tidak dapat kembali ke bentuk semula b tujuan untuk mengetahui lagi pertumbuhan tanaman melalui tinggi tanaman panjang akar bobot segar dan bobot kering bagian-bagian tanaman secara periodik page 14 of 20 14 c bahan dan alat bahan benih padi kacang hijau kedelai jagung kacang tanah dan pupuk organik alat perlengkapan menanam timbangan penggaris dan alat tulis d prosedur 1 menimbang 100 biji untuk masing-masing jenis bij dan diulang 3 kali 2 mengolah dan memberi pupuk dasarberupa kompos untuk palawija 1 25 atau 3 75 kg per m2 sesuai dengan yang ada pengumuman pembagian kelompok pada lahan pertanaman 3 menanam menggunakan tugal dengan jarak tanam 20 cm x 20 cm untuk padi kacang hijau kacang tanah dan kedelai serta jarak tanam 75 cm x 25 cm untuk biji jagung tiap lubang tanam diisi 3 biji 4 pada umur 1 minggu setelah tanam mst membongkar 3 tanaman untuk masing- masing jenis tanaman pada saat membongkar dilakukan hati-hati agar akar tidak banyak yang rusak cuci bagian akar agar bersih dari partikel tanah yang menempel kemudian ditiriskan 5 sebelum dipoting diukur tinggi tanaman dan panjang akarnya dan ditimbang bobot segarnya 6 memasukkan tanaman tersebut kedalam kantong kertas kemudian dikeringkan dalam oven pada suhu 60oc serta ditimbang bobot keringnya pada akhir percobaan 7 ulangi langkah ke-4 dan selanjutnya selang 1 minggu sekali hingga selesai kemudian buatlah grafik antara tinggi tanaman panjang akar bobot segar dan bobot keringnya dengan umur tanaman 8 bandingkan antara masing-masing tanaman adakah perbedaan pertumbuhannya page 15 of 20 15 e hasil dan pembahasan tanggal tanaman i tanaman ii tanaman iii tinggi tan panj akar tinggi tan panj akar tinggi tan panj akar 11-mei-12 13 5 4 2 13 7 4 5 14 5 2 18-mei-12 24 2 14 25 1 15 7 24 15 5 25-mei-12 40 5 19 41 17 5 35 14 01-jun-12 50 1 22 51 2 21 1 49 5 20 08-jun-12 48 16 47 5 17 7 51 22 5 15-jun-12 53 15 9 45 2 14 47 13 8 22-jun-12 55 1 12 8 44 6 14 5 52 8 17 2 29-jun-12 68 1 24 3 62 23 1 60 26 5 tanaman 1tanaman 2tanaman 3 0 10 20 30 40 50 60 70 panj akar tinggi tan bobot segar tanggal tanaman i akar batang daun bunga biji buah 11-mei-12 0 04 0 27 0 26 - - 18-mei-12 0 12 0 51 0 57 - - 25-mei-12 0 39 3 17 3 37 - - 01-jun-12 0 53 5 37 5 41 - - page 16 of 20 16 08-jun-12 0 48 4 83 5 75 - - 15-jun-12 0 59 8 84 11 56 0 09 1 23 22-jun-12 1 18 13 82 12 64 0 66 18 97 29-jun-12 1 16 15 86 16 13 - 8 91 tanggal tanaman ii aka r batang daun bunga biji buah 11-mei-12 0 03 0 26 0 28 - - 18-mei-12 0 13 0 66 0 67 - - 25-mei-12 0 33 2 31 3 26 - - 01-jun-12 0 79 7 24 8 - - 08-jun-12 0 41 5 78 6 37 0 39 - 15-jun-12 0 55 6 78 7 16 0 1 3 65 22-jun-12 1 04 5 66 8 91 0 19 4 35 29-jun-12 1 23 13 16 5 88 - 7 7 tanggal tanaman iii akar batang daun bunga biji buah 11-mei-12 0 01 0 28 0 29 - - 18-mei-12 0 14 0 71 0 67 - - 25-mei-12 0 34 2 87 3 17 - - 01-jun-12 0 61 6 68 7 3 - - 08-jun-12 0 8 10 25 9 1 0 55 0 02 15-jun-12 0 62 6 32 7 25 0 13 1 01 22-jun-12 0 501 10 87 11 42 0 25 10 45 29-jun-12 1 1 13 77 9 77 - 7 78 page 17 of 20 17 rata-rata bobot segar tanaman 1 2 dan 3 tanggal akar batang daun bunga buah 11-05-12 0 027 0 27 0 28 - - 18-05-12 0 13 0 63 0 64 - - 25-05-12 0 35 2 78 3 27 - - 01-06-12 0 64 6 43 6 90 - - 08-06-12 0 56 6 95 7 07 0 47 0 02 15-06-12 0 59 7 31 8 66 0 11 1 96 22-06-12 0 91 10 12 10 99 0 37 7 92 29-06-12 1 16 14 26 10 59 - 8 13 0 5 10 15 20 25 30 35 40 0.0270.130.350.640.560.590.911.160.270.632.78 6.436.957.31 10.12 14.260.470.11 0.37 0.02 1.96 7.92 8.13 akar batang daun bunga buah bobot kering tanggal tanaman i akar batang daun bunga biji buah 11-mei-12 0 01 0 01 0 01 - - page 18 of 20 18 18-mei-12 0 01 0 26 0 26 - - 25-mei-12 0 01 0 38 0 38 - - 01-jun-12 0 01 0 77 0 77 - - 08-jun-12 0 01 1 06 1 06 - - tanggal tanaman ii akar batang daun bunga biji buah 11-mei-12 0 01 0 01 0 02 - - 18-mei-12 0 01 0 17 0 23 - - 25-mei-12 0 01 0 69 0 48 - - 01-jun-12 0 08 0 41 1 26 - - 08-jun-12 0 01 0 91 1 5 0 01 - tanggal tanaman iii akar batang daun bunga biji buah 11-mei-12 0 01 0 01 0 02 - - 18-mei-12 0 01 0 15 0 2 - - 25-mei-12 0 01 0 2 0 38 - - 01-jun-12 0 06 0 79 1 13 - - 08-jun-12 0 07 1 43 1 69 0 01 0 01 rata-rata bobot kering tanaman 1 2 dan 3 tanggal akar batang daun bunga buah 11-05-12 0 01 0 01 0 017 - - 18-05-12 0 01 0 15 0 23 - - 25-05-12 0 01 0 37 0 41 - - 01-06-12 0 05 0 6 1 05 - - 08-06-12 0 03 1 02 1 42 0 02 0 01 15-06-12 0 19 1 39 1 35 0 02 0 07 22-06-12 0 32 2 36 2 07 0 07 2 31 29-06-12 0 35 2 89 2 41 - 6 03 page 19 of 20 19 0 1 2 3 4 5 6 7 akar batang daun bunga buah dari hasil pengamatan yang dilakukan bobot segar tanaman kacang hijau menunjukkan perbedaan dan terjadi peningkatan terhadap bobot tanaman yang meliputi bobot daun batang dan akar hal tersebut terjadi karena setiap hari tanaman menyerap unsur hara dalam tanah untuk kelangsungan hidupnya hasil pengamatan pada bobot kering tanaman kacang hijau menunjukkan pengurangan bobot segar yang derastis hal tersebut terjadi karena sebagian besar bagian tanaman berupa air yang apabila dipanaskan dalam oven makaair dalam tanaman tersebut akan menguap dan hilang f kesimpulan hasil pengamatan dapat disimpulkan bahwa laju pertumbuhan tanaman berlangsung secara periodik baik pada akar batang maupun akar hal itu terlihat dari peningkatan baik yang berupa bobot segar dan kering maupun bagian-bagian tanaman seperti daun batang dan akar page 20 of 20 20 lampiran 1 of 20 displaying fistum.docx
No comments:
Post a Comment