keyword :
loading… page 1 of 13 1 bab i pendahuluan 1.1 latar belakang melon cucumis melo l termasuk komoditas hortikultura yang memerlukan penanganan yang intensif dengan biaya pemeliharaan yang tidak murah namun nilai jual buah melon juga termasuk tinggi buah melon termasuk buah populer yang dikonsumsi masyarakat baik segar maupun olahan bukan hanya rasanya yang manis namun kandungan gizi yang cukup baik kandungan gizi yang terkandung dalam 100 g buah melon energi 22 00 cal protein 0 60 gr lemak 0 10 gr karbohidrat 5 30 gr serat 0 30 gr abu 0 50 gr kalsium 12 00 mg fosfor 30 00 mg kalium 183 00 mg zat besi 0 50 mg natrium 6 00 mg vitamin a 2.140 00 s.i vitamin b1 0 03 mgr vitamin b2 0 02 mg vitamin c 35 00 mg niacin 0 80 mg air 93 50 gram food and nutrition research center handbook no 1 manila 1964 melon mempunyai beberapa varietas di antaranya melon hijau musk melon melon jingga cataloupe melon mas dan melon madu melon madu merupakan melon yang memiliki rasa paling manis melon ini memiliki ciri fisik yaitu kulit luar berwarna hijau keputihan dengan tekstur halus dan mengkilat melon madu juga memiliki daging buah berwarna hijau pucat seperti melon hijau menurut departemen pertanian 2012 konsumsi buah melon pada tahun 2010 mencapai 1 65 kg kapita tahun produksi melon di indonesia pada tahun page 2 of 13 2 2010 hanya sebesar 85.161 ton sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan melon di dalam negeri fakta ini akan sangat mendukung perkembangan melon di indonesia apalagi konsumsi buah melon akan terus bertambah dari tahun ke tahun karena bertambahnya jumlah penduduk meningkatnya pendapatan masyarakat dan perubahan pola makan masyarakat indonesia yang semakin menyadari manfaat mengkonsumsi buah-buahan bagi kesehatannya sobir dan firmansyah 2010 peranan pupuk sangat penting dalam usaha peningkatan produksi pertanian yang dimaksudkan untuk menyediakan unsur-unsur hara yang diperlukan oleh tanaman dengan pemberian pupuk secara intensif yang dilakukan tepat waktu dosis dan jenisnya akan sangat berpengaruh terhadap peningkatan produksi dan mutu tanaman suriatna 1987 kalium merupakan salah satu unsur yang paling di butuhkan oleh tanaman melon dalam jumlah yang besar di karenakan unsur ini penting baik dalam penyusunan protein maupun karbohidrat selain itu pemberian unsur kalium yang cukup juga akan meningkatkan kualitas buah melon serta meningkatkan ketahanan tanaman baik terhadap serangan hama penyakit maupun kekeringan kekurangan kalium ditandai adanya gejala tepi daun melon menjadi kuning muda kemudian berubah menjadi kecoklatan akhirnya robek seolah bergerigi untuk mengatasi kekurangan unsur hara kalium dapat dilakukan pengocoran menggunakan pupuk kno3 dapat pula dilakukan penyemprotan pupuk daun berkandungan kalium tinggi misalnya pupuk mkp mono kalium phospat page 3 of 13 3 tanaman melon memerlukan persyaratan tumbuh antara lain tanah subur gembur banyak mengandung bahan organik dan ph tanah mendekati netral 6- 6 8 samadi 2004 menurut sobir dan firmansyah 2010 dalam 1 ha penanaman melon di lapang dengan asumsi 90 dapat dipanen akan menghasilkan 18.000 tanaman dengan demikian produksi buah yang dihasilkan 18.000 × 1 5 kg × 90 24 3 ton per sekali panen produksi buah melon dalam polybag pada 1 unit greenhouse dengan luas 1000 m2 dapat ditanami sebanyak 200 tanaman dengan demikian produksi buah yang dihasilkan dengan asumsi 90 dapat dipanen adalah 360 x 1 5 kg 540 kg per sekali panen sehingga bila pada luasan 1 ha maka produksi melon sebanyak ton 5 4 ton page 4 of 13 4 1.2 rumusan masalah 1 apakah dosis kalium berpengaruh produksi tanaman melon 2 berapakah dosis pemberian kalium yang tepat berdasarkan penelitian ini 1.3 tujuan 1 mengetahui pemberian kalium dapat mempengaruhi pertumbuhan melon 2 mengetahui pengaruh dosis kalium yang tepat di berikan pada tanaman melon 1.4 hipotesis 1 tanaman melon diberikan perlakuan pupuk kalium terendah akan lebih rentan dari serangan hama serta mudah rebah dari pada yang diberi perlakuan pupuk kalium ideal serta kadar kemanisanya lebih manis yang di beri perlakuan pupuk kalium yang ideal 2 pemberian pupuk a1 100 ppm a2 150 ppm a3 200 ppm a4 250 ppm dan a5 300 ppm pemberian pupuk ideal diperkirakan antara a2 a3 dan a4 sedangkan yang paling resisten terhadap hama adalah pemberian pupuk kalium a5 page 5 of 13 5 bab ii tinjauan pustaka 1 tanaman melon cucumis melo l tanaman melon cucumis melo l termasuk salah satu anggota famili cucurbitaceae melon tersebar ke seluruh penjuru dunia terutama di daerah tropis dan subtropis termasuk indonesia merupakan tanaman semusim dengan akar menyebar tetapi dangkal menjalar di tanah atau ditambatkan pada lanjaran turus bambu tumbuh di ketinggian 300-900 m di atas permukaan laut tanaman ini juga mempunyai banyak cabang tjahjadi nur 1989 klasifikasikan tanaman melon sebagai berikut kingdom plantae divisi spermatophyta subdivisi angiospermae klas dikotiledoneae subklas sympetalae ordo cucurbitales famili cucurbitaceae genus cucumis species cucumis melo l agramedia redaksi 2007 page 6 of 13 6 melon dapat tumbuh dan berkembang dengan baik bila ditanam di tempat yang sesuai dengan syarat tumbuh tanaman melon faktor tanah iklim dan air sangat mempengaruhi pertumbuhan melon tanaman melon membutuhkan tanah yang subur yang kaya akan unsur hara tanah keadaan iklim seperti suhu curah hujan sinar matahari kelembaban ketinggian tempat mutlak diperlukan tanaman melon sebagai pengangkut unsur hara dari dalam tanah ke bagian atas tanaman tanaman melon sangat peka terhadap air yang menggenang sehingga 45 sistem drainase pada lahan melon harus mendapat perhatian utama tjahjadi 1987 adapun varietas melon yang digunakan adalah sky rocket varietas sky rocket merupakan jenis melon yang paling banyak ditanam varietas ini berasal dari taiwan umur panen 45-50 hari setelah berbunga mempunyai berat 1 5-2 kg warna kulit hijau kekuningan dan berjaring bentuk bulat warna daging buah hijau muda serat halus dan rasanya manis beraroma harum kandungan gula dalam daging buahnya mencapai 14-16 buahnya tebal sehingga relatif tahan dalam pengangkutan dan penyimpanan dan honey dew varietas melon honey dew berbentuk bulat dengan bobot mencapai 2 kg permukaan kulitnya berwarna hijau keputihan dan halus tanpa jala biji buah melon ini relatif sedikit rasa manis dan lembut buah melon ini tahan lama disimpan karena kulitnya relatif tebal 2 pupuk kalium k kalium merupakan logam alkali yang sangat reaktif mempunyai rumus atom k berwarna putih perak dan merupakan logam yang lunak kalium page 7 of 13 7 mempunyai nomor atom 19 titik didih 1033ºk titik lebur 336 8 ºk dan massa jenis 0 86 gram cm3 kalium dapat teroksidasi di udara dan bereaksi dengan air yang menghasilkan kalium hidroksida dan gas hydrogen reaktif dengan air sehingga reaksinya dapat menimbulkan ledakan dan nyala api sunardi 2006 pembuatan pupuk kcl melalui proses ekstraksi bahan baku deposit k yang kemudian diteruskan dengan pemisahan bahan melalui penyulingan untuk menghasilkan pupuk kcl kalium klorida kcl merupakan salah satu jenis pupuk kalium yang juga termasuk pupuk tunggal kalium satu-satunya kation monovalen yang esensial bagi tanaman peran utama kalium ialah sebagai aktivator berbagai enzim kandungan utama dari endapan tambang kalsium adalah kcl dan sedikit k2so4 hal ini disebabkan karena umumnya tercampur dengan bahan lain seperti kotoran pupuk ini harus dimurnikan terlebih dahulu hasil pemurniannya mengandung k2o sampai 60 pupuk kalium kcl berfungsi mengurangi efek negative dari pupuk n memperkuat batang tanaman meningkatkan pembentukan hijau dan karbohidrat pada buah serta ketahanan tanaman terhadap penyakit kekurangan hara kalium menyebabkan tanaman kerdil lemah tidak tegak proses pengangkutan hara pernafasan dan fotosintesis terganggu yang pada akhirnya mengurangi produksi kelebihan kalium dapat menyebabkan daun cepat menua sebagai akibat kadar magnesium daun dapat menurun kadang- kadang menjadi tingkat terendah sehingga aktivitas fotosintesa terganggu keunggulannya yaitu daun tua hijau gelap atau coklat kemerahan page 8 of 13 8 3 pupuk kalium terhadap melon madu berdasarkan penelitian yang sudah ada pemberian bahan organik dengan dosis 10-15 ton.ha-1 dan pupuk kalium 50-150 kg k2o dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman melon dosis bahan organik yang optimal untuk tanaman melon adalah 12 25 ton.ha-1 pada dosis tersebut akan menghasilkan buah melon seberat 1 2 kg atau 2 4 kg pohon atau 50 40 ton.ha-1 dosis pupuk kalium yang optimal adalah 150 kg k2o pada dosis tersebut akan menghasilkan buah melon segar seberat 1 3 kg atau 2 60 kg pohon atau 54 60 ton.ha-1 page 9 of 13 9 bab iii metode penelitian a tempat dan waktu penelitian penelitian ini di laksanakan di rumah kaca fakultas pertanian universitas muria kudus pada bulan juni 2013 – agustus 2013 bahan yang digunakan antara lain benih melon madu var sky rocket dan var.honey dew polybag tanah sekam pupuk kalium kno3 b bahan dan alat 1 bahan bahan yang digunakan meliputi benih melon var sky rocket dan var honey dew serta pupuk kno3 sekam didapat di toko pertanian 2 alat alat yang digunakan serok porey selang lanjaran dari bambu reng kayu meteran refaktormeter brix dbr- 85 tali rafia gunting c metode penelitian penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok rak pola faktorial yang terdiri dari 2 faktor 5×2 faktor pertama adalah perlakuan konsentrasi kalsium a yaitu a1 100 ppm a2 150 ppm a3 200 ppm a4 250 ppm dan a5 300 ppm faktor kedua adalah varietas tanaman melon b yaitu b1 var sky rocket dan b2 var.honey dew homogenitas ragam diuji dengan uji bartlett dan page 10 of 13 10 kemenambahan data diuji dengan uji tukey jika asumsi terpenuhi data dianalisis ragam dan dilanjutkan dengan uji ortogonal kontras pada taraf 5 perubahan yang diamati adalah panjang tanaman panjang ruas tanaman jumlah daun bobot kering tunas apikal bobot kering tanaman jumlah bunga betina volume buah diameter buah ketebalan daging buah tingkat kemanisan buah dan bobot buah d pelaksanaan penelitian 1 pengolahan tanah media tanah untuk mengisi polybag terdiri dari tanah pasir abu sekam pupuk kandang pebandingan 1 1 1 2 pembibitan bersamaan dengan mengisi polybag dilakukan penyemaian benih melon pada media pesemaian 3 penanaman setelah pesemaian berumur sekitar 14 hari dilakukan penanaman pada polyabg satu batang setiap polybag dengan jarak penempatan ploybag 50cm x 75 cm 4 pemeliharaan pemasangan lanjaran dilakukan saat tanaman mulai merambat atau sekitar umur 5 – 8 hari setelah tanam sambil diatur arah rambatannya pemangkasan pemangkasn sangat penting dilakukan karena akan mempengaruhi pertumbuhan dan produktivitas tanaman menginat pertumbuhannya sangat cepat maka pemangkasan harus dilakukan setiap hari agar pertumbuhan cabang belum terlalu panjang cabang yang page 11 of 13 11 muncul dari ketiak daun pertama sampai daun kedelapan dipotong dan dari daun kesmbilan sampai daun ketigabelas cabang yang tumbuh dipelihara untuk pembuahan setelah daun ketigabelas tidak perlu lagi ada cabang yang dipelihara hingga daun ketujuh belas batang dipotong pemupukan pupuk dasar menggunakan pupuk kandang 15 gram polybag diberikan padasaat mengisi polybag pupuk perlakuan dengan di berikan pupuk kno3 pada masing-masing perlakuan polybag perdosis tiap perlakuan setiap setengah bulan sekali seleksi buah buah yang dipelihara maksimal dua biji setiap pohon diambil dari cabang ke 9 sampai cabang ke 13 untuk mendapatkan buah yang optimal penyiangan dilakukan setiap setengah bulan sekali atau melihat kondisi lahan pengendalian opt hama yang menyerang diantaranya adalahkunang- kunang ulat pucuk sedang penyakit yang menyerang adalah penyakit antraknosa dan karat daun pengendalian lebih banyak secara fisk mekanis dan untuk penyakit menggunakan fungsida bion – m atau merk lain 5 panen panen dimulai setelah umur sekitar 60 hst dengan ciri ciri untuk varieta slyroket ciri buah setiap panen adalah net yang terbentuk pada kulit buah terlihat sudah rapat warna kulit buah mulai putih kekuningan warna kulit buah putih mulai kekuningan pada tangkai buah terbantuk cincin lingkaran retak retak tercium aroma yang khas aroma melon page 12 of 13 12 e parameter pengamatan 1 untuk pertumbuhan panjang batang panjang ruas batang diameter batang karena parameter pertumbuhan di pengaruhi oleh panjang pertumbuhan batang dan diameternya menggunakan meteran diukur setiap 5 hari sekali 2 jumlah daun perperlakuan dan bunga dihitung setiap 5 hari sekali karena jumlah pembungaan berpengaruh pada proses pembuahan perlu dilakukan pengamatan untuk perlakuan pemangkasan bunga agar bisa terfokus tumbuh 2 atau hanya 1 buah pertanaman untuk mengoptimalkan kualitas hasil panen 3 diameter buah ketebalan buah serta kemanisan diukur setelah masa panen dengan perbandingan perperlakuan dan varietasnya menggunakan refaktormeter brix dbr- 85 page 13 of 13 13 daftar pustaka departemen pertanian 2012 perkembangan produksi tanaman buah http hortikultura deptan go.id index.php option com_content view article id 322 itemid 921 https shabrinafirda.wordpress.com 2013 01 05 menghasilkan-melon- kualitas-baik http bapeluh.blogspot.com 2009 08 cara-mudah-budidaya-melon-di- polybag.html pt agri makmur pertiwi 2012 products melon http www.benihpertiwi.co.id product php kategori 8 http digilib.unimus.ac.id files disk1 144 jtptunimus-gdl-wahyudewin- 7174-3-babiit-a.pdf http digilib.unimus.ac.id files disk1 139 jtptunimus-gdl-titikmarli-6931- 3-babii.pdf 13 of 13 displaying melon madu pakhar .docx
No comments:
Post a Comment