Tuesday, 27 October 2015

Pengaruh Penyiangan Pada Produksi Benih




 keyword :
nama khoirus somi’ nim 201041022 tugas pengaruh penyiangan pada produksi benih hasil resume judul pertumbuhan dan hasil padi oryza sativa l yang dibudidayakan secara sri pada beberapa waktu penyiangan gulma oleh buhaira web http download.portalgaruda.org article.php article 11969 val 876 a latar belakang padi oryza sativa l adalah komoditas strategis dan merupakan sumber pangan pokok hampir seluruh penduduk indonesia oleh karena itu kebutuhan akan beras terus meningkat sejalan dengan pertambahan jumlah penduduk menurut simarmata 2007 luas areal panen padi di indonesia hanya sekitar 11 – 12 juta ha dan konversi lahan sawah ke pertanian lainnya industri dan perumahan terus meningkat sehingga keberlanjutan ketahanan pangan sangat tergantung pada peningkatan produktivitas lahan intensifikasi bangun dan syam 1989 menyatakan bahwa gulma yang tumbuh bersama tanaman padi akan mengurangi kuantitas dan kualitas hasil gabah karena bersaing dalam pegambilan hara air udara dan ruang selain itu gulma juga dapat merupakan inang bagi hama dan penyakit yang menyerang tanaman padi menurut de datta tahun 1980 cit adrizal 1999 besarnya kerugian atau penurunan hasil padi akibat bersaing dengan gulma adalah 10 – 13 bahkan bisa mencapai 70 tergantung pada jenis dan kerapatan gulma keadaan lingkungan setempat dan interaksinya gulma perlu dikendalikan untuk menghindari kerugian akibat kehilangan hasil yang ditimbulkannya namun demikian menurut sukman dan yakup 2002 kehadiran gulma tidak setiap saat dapat merugikan tanaman pada periode-periode tertentu dan atau pada tingkat populasi tertentu kehadiran gulma tidak berpengaruh atau berpengaruh kecil pada tanaman sehingga gulma yang tumbuh pada periode itu tidak perlu dikendalikan b tujuan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui waktu yang tepat dalam penyiangan tanaman padi agar memperoleh hasil benih yang baik c metodologi percobaan dilaksanakan di lahan sawah kelurahan koto panjang ikur koto kpik kecamatan koto tangah kota padang jenis tanah lahan percobaan aluvial ketinggian page 2 of 4 tempat 10m dpl suhu harian lokasi penelitian 25 – 30ºc dengan kelembaban relatif udara rata-rata 70 waktu pelaksanaan penelitian mulai dari bulan november 2008 sampai maret 2009 percobaan menggunakan rancangan acak kelompok rak dengan setiap perlakuan 2 kali penyiangan yaitu penyiangan 1 minggu sebelum tanam msbt dan 1 minggu setelah tanam mst penyiangan 1 dan 3 minggu setelah tanam mst dan penyiangan 2 dan 4 minggu setelah tanam mst ulangan sebanyak 9 kali d parameter yang diamati peubah yang diamati adalah komponen pertumbuhan yaitu  jumlah anakan  indeks luas daun ild  laju asimilasi bersih rata-rata lab dan  laju tumbuh tanaman rata-rata ltt komponen hasil yaitu jumlah anakan produktif panjang malai jumlah bulir per malai bobot bulir per malai persentase bulir hampa per malai dan bobot 1000 bulir dan hasil gabah kering giling gkg d pembahasan hasil praktikum 1 jumlah anakan 2 page 3 of 4 indek luas daun ild 3 laju asimilasi bersih rata-rata lab 4 laju tumbuh tanaman pembahasan pengaruh waktu peyiangan mulai terlihat ketika padi memasuki umur 5 mst padi yang disiang pada umur 2 dan 4 mst memberikan nilai ild lab dan ltt yang lebih tinggi kecuali pada jumlah anakan pengaruh waktu penyiangan mulai terlihat pada umur 7 mst gambar 1 2 3 dan 4 ketika padi memasuki umur 6 mst nilai lab dan ltt mengalami penurunan yang cukup tajam gambar 3 dan 4 yang terjadi pada semua perlakuan waktu penyiangan terjadinya penurunan lab dan ltt ketika memasuki umur 6 mst karena kurangnya intensitas cahaya dimana selama periode tersebut jumlah hari hujan yang tinggi menyebabkan proses fotosintesis page 4 of 4 berjalan tidak optimal selanjutnya ketika padi memasuki umur 7 mst jumlah hari hujan mulai menurun cuaca lebih banyak cerah intensitas cahaya meningkat yang akibatnya suhu juga meningkat ketika cahaya tidak lagi menjadi faktor pembatas dan didukung oleh suhu yang lebih tinggi terjadi peningkatan lab dan pada periode yang sama ltt juga meningkat untuk semua perlakuan waktu penyiangan namun ketika memasuki umur 8 mst padi yang diberi perlakuan waktu penyiangan yang berbeda mulai memperlihatkan respon yang berbeda nilai lab padi yang disiang 1 msbt dan 1 mst menurun dan lebih rendah dari kedua perlakuan lainnya menurunnya lab padi yang disiang pada 1 msbt dan 1 mst disebabkan oleh rendahnya nilai ild akibat kekurangan hara akibat persaingan yang lebih ketat dengan gulma namun demikian lab padi yang disiang pada umur 1 dan 3 mst dan padi yang disiang pada umur 2 dan 4 mst juga cenderung menurun ketika memasuki umur 8 mst penurunan ini disebabkan oleh pertambahan luas daun tetapi diantara daun-daun tersebut sudahada yang saling menaungi sehingga pada bagian daun yang ternaungi proses fotosintesis tidak dapat berlangsung e kesimpulan berdasarkan hasil dan pembahasan dapat berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan sebagai berikut 1 waktu penyiangan berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil padi yang dibudidayakan secara sri 2 pertumbuhan terbaik dan hasil tertinggi pada penelitian ini diperoleh dari padi yang disiang pada umur 2 dan 4 mst interval waktu penyiangan gulma yang berbeda dengan penelitian ini f daftar pustaka adrizal 1999 identifikasi gulma pada lahan sawah irigasi di padang sumatera barat pengembangan pengelolaan gulma secara efisien berwawasan lingkungan menuju pertanian berkelanjutan prosiding i konferensi nasional xiv higi hal 1-5 medan 20-22 juli 1999 bangun p dan m syam 1989 pengendalian gulma pada tanaman padi padi buku 2 badan penelitian dan pengembangan pertanian pusat penelitian dan pengembangan tanaman pangan bogor fagi a.m dan i las 1988 lingkungan tumbuh padi padi buku 1 badan penelitian dan pengembangan pertanian pusat penelitian dan pengembangan tanaman pangan bogor 1 of 4 displaying hasil resume.docx  

No comments:

Post a Comment