Tuesday, 27 October 2015

Biokimia Tanaman





Keyword :
laporan praktikum biokimia laporan ini disusun guna memenuhi tugas kelompok mata kuliah biokimia tanaman dosen pengampu ir hj rukmi disusun oleh kelompok 2 a ketua musthofa afifi 2012 41 002 sekretaris arifah ayuara n 2012 41 014 anggota ahmad dahlan 2012 41 010 khoirul annam 2012 41 038 nasirotus sa’adah 2012 41 019 program studi agroteknologi fakultas pertanian universitas muria kudus 2012 – 2013 page 2 of 11 bab i landasan teori a karbohidrat karbohidrat tersusun atas unsur-unsur c h dan o yang dibentuk dalam proses fotosintesis oleh tumbuhan berhijau daun golongan karbohidrat antara lain gula tepung dan selulosa menurut ukuran molekul karbohidrat dibedakan menjadi beberapa golongan sebagai berikut  monosakarida meliputi glukosa fruktosa dan galaktosa  disakarida meliputi sukrosa maltosa dan laktosa  polisakarida meliputi amilum selulosa dan glikogen setiap molekul glukosa mengandung 38 atp adenosine trifosfat metabolisme karbohidrat dipengaruhi oleh enzim-enzim dan hormone-hormon tertentu adapun fungsi karbohidrat adalah sebagai berikut 1 sebagi penghasil kalori 1 gram 4 1 kalori 2 pembentuk senyawa-senyawa organic yang lain seperti lemak dan protein 3 menjaga keseimbangan asam basa dalam tubuh amilopektin merupakan polisakarida yang tersusun dari monomer a-glukosa baca alfa glukosa amilopektin merupakan molekul raksasa dan mudah ditemukan karena menjadi satu dari dua senyawa penyusun pati bersama-sama dengan amilosa monosakarida dari bahasa yunani mono satu sacchar gula adalah senyawa karbohidrat dalam bentuk gula yang paling sederhana beberapa monosakarida mempunyai rasa manis sifat umum dari monosakarida adalah larut air tidak berwarna dan berbentuk padat kristal b lipida lipid adalah senyawa organik yang diperoleh dari proses dehidrogenasi endotermal rangkaian hidrokarbon lipid bersifat amfifilik artinya lipid mampu membentuk struktur seperti vesikel liposom atau membran lain dalam lingkungan basah lipid biologis seluruhnya atau sebagiannya berasal dari dua jenis subsatuan atau blok bangunan biokimia gugus ketoasil dan gugus isoprena dengan menggunakan pendekatan ini lipid dapat dibagi ke dalam delapan kategori 1 asil lemak 2 gliserolipid 3 gliserofosfolipid 4 sfingolipid 5 sakarolipid 6 poliketida diturunkan dari kondensasi subsatuan ketoasil 7 lipid sterol 8 lipid prenol diturunkan dari kondensasi subsatuan isoprena page 3 of 11 meskipun istilah lipid kadang-kadang digunakan sebagai sinonim dari lemak lipid juga meliputi molekul-molekul seperti asam lemak dan turunan-turunannya termasuk tri- di- dan monogliserida dan fosfolipid juga metabolit yang mengandung sterol seperti kolesterol meskipun manusia dan mamalia memiliki metabolisme untuk memecah dan membentuk lipid beberapa lipid tidak dapat dihasilkan melalui cara ini dan harus diperoleh melalui makanan c protein protein merupakan senyawa majemuk yang terdiri atas unsure-unsur c h o n dan kadang-kadang terdapat unsure p dan s molekul protein tersusun dari sejumlah asam amino sebagai bahan dari dasar sifat-sifat suatu protein ditentukan oleh 1 macam asam amino yang terdapat dalam molekul protein 2 jumlah tiap macam asam amino 3 susunan asam amino dalam molekul protein ada beberapa asam amino yang tidak dapat dibentuk oleh tubuh kita sehingga harus didapat dari makanan kita sehari-hari asam amino tersebut disebut asam amino esensial yang berjumlah 8 yaitu lisineleusin isoleusin treonin metionin valin fenilalanin dan triptofan protein dicerna secara kimia menjadi asam-asam amino yang kemudian diserap pada dinding-dinding ahlus asam-asam amino tersebut masuk ke pembuluh darah dan diangkut menuju ke sel-sel tubuh adapun fungsi protein yaitu 1 penghasil energi 1 gram 4 1 kalori 2 pembangun jaringan-jaringan baru dan mengganti yang rusak 3 pembuat enzim dan hormone 4 penjaga keseimbangan asam basa dalam tubuh 5 pembentuk antibodi page 4 of 11 bab ii data hasil praktikum acara i 1 uji karbohidrat uji tersebut dilakukan untuk mengetahui atau melihat adanya senyawa karbohidrat pada beberapa media yaitu 1 cairan buah mentah 2 cairan buah masak 3 cairan gula pasir 4 cairan pati berikut tabel hasil pengamatan kami larutan 1 m o l i s c h 2 s e l l i w a n o f f 3 b e n e d i c t 4 b a r f o e d 5 j o d i m e 6 f e n i h i d r a z i n kenampakan kesimpulan cairan a buah mentah       1 ungu bening 1 ada amilopektin 2 kuning 2 ada gula reduksi 3 kuning 3 ada gula reduksi 4 biru 4 tidak ada monosakarida 5 biru 5 ada polosakarida 6 endapan kuning 6 ada osazon cairan b buah masak       1 ungu hitam 1 tidak ada amilopektin 2 kuning 2 ada gula reduksi 3 kuning 3 ada gula reduksi 4 biru 4 ada monosakarida 5 kuning 5 ada polisakarida 6 endapan kuning 6 ada osazon cairan c gula pasir       1 ungu hitam 1 tidal ada amilopektin 2 biru 2 tidak ada 3 biru 3 tidak ada gula reduksi 4 biru 4 ada monosakarida 5 bening 5 tidak ada polisakarida 6 endapan kuning 6 ada osazon cairan d pati atau tepung       1 ungu bening 1 ada amilopektin 2 biru 2 tidak ada 3 biru 3 tidak ada gula reduksi 4 keruh 4 tidak ada monosakarida 5 biru 5 ada polisakarida 6 bening 6 tidak ada endapan osazon page 5 of 11 acara ii 2 lipida uji tersebut dilakukan untuk menentukan kadar minyak berikut tabel hasil pengamatan kami no uji kenampakan kesimpulan 1 uji akrolein endapan hitam bau sangat kecut lemak  asam lemak gliserol menguap khso4 3 tetes minyak kelapa dipanaskan 2 uji kreis warna merah jambu minyak kelapa tengik minyak kelapa plorogucinol hcl pekat 3 absorbsi jod oleh asam lemak ungu jod tidak diserap a asam palmitat 3 mekloroform 2 tetes jod 4 tetes asam palmitat b asam stearat ungu jod tidak diserap 3 mekloroform 2 tetes jod 4 tetes asam stearat c asam oleat ungu jod diserap oleh ikatan rangkap 3 mekloroform 2 tetes jod 4 tetes oleat d aquades ungu jod tidak diserap 3 mekloroform 2 tetes jod 4 tetes aquades 4 uji buih terjadi buih buih asam lemak udara air sabun dikocok secara cepat 5 uji penyabunan terjadi buih kembali asam lemak udara sabun alkohol dipanaskan sampai larut dalam air tambahkan 10 me air dipanaskan sehingga menguap dan terjadi buih kembali page 6 of 11 acara iii 3 proteina pada uji proteina bahan yang digunakan adalah cairan albumin telur putih telur yang dilarutkan dengan aquades berikut hasil pengamatan kami 1 reaksi warna pereaksi uraian kenampakan kesimpulan a ninhidrin 3ml protein 0 5ml larutan ninhidrin endapan putih terjadi endapan b millon 3ml larutan protein 5 tetes millon merah jambu ada gugus phenol c xanthoproteic 2ml protein 1ml nho3 di panaskan sampai mendidih setelah dingin di tambah naoh jingga ada gugus inti benzea d biuret 3ml larutan protein naoh 0 01 cuso4 jingga ada ikatan peptida 2 pengendapan dengan garam – garam logam berat mgcl2 larutan rusak rusak  rusak pb asetat 5ml lproteina 0 2 n pb asetat terjadi endapan putih protein dg pb asetat 3 pengendapan dengan alkohol tabung reaksi no 1 no 2 no 3 no 4 - lar albumin telur 5ml 5ml 5ml 5ml - o 1n hcl 1ml - - - - o 1n haoh 1ml - asetat buffer ph 4 7 - - 1ml - - aquades - - - 1ml - alkohol 95 5ml 5ml 5ml 5ml apa yang terjadi ada endapan putih ada sedikit endapan putih ada endapan putih ada endapan putih 4 pengendapan oleh asam – asam pereaksi uraian kenampakan  kesimpulan oleh nho3 pekat 3ml nho3 proteina terjadi endapan protein dengan nho3 pekat oleh 1n asam cuka 5ml proteina 1n asam cuka dinginkan 5menit terjadi endapan mengendap oleh 1n asam cuka page 7 of 11 bab iii isi dan pembahasan i karbohidrat 1 uji molisch uji tersebut untuk mengetahui adanya amilopektin dari keempat larutan ternyata amilopektin paling banyak muncul pada media cairan pati yakni dengan kenampakan ungu bening 2 uji selliwanoff uji tersebut untuk mengetahui gugus ketu pada uji yang kami lakukan kenampakan tertinggi muncul pada media cairan buah masak dibandingkan dengan lainnya yakni dengan kenampakan kuning 3 uji benedict uji benedict adalah untuk menentukan kadar gula reduksi dengan senyawa aldehida kemampuan untuk mereduksi dari keempat larutan gula reduksi paling tinggi terdapat pada cairan buah masak yakni dengan kenampakan kuning 4 uji barfoed uji tersebut adalah untuk menentukan kadar monosakarida dari keempat larutan monosakarida tertinggi terdapat pada cairan buah masak dengan kenampakan biru 5 uji jodime uji jodime untuk mengetahui adanya polisakarida kondensasi dari monosakarida dari keempat larutan polisakarida tertinggi terdapat pada cairan pati dengan kenampakan biru 6 uji fenihildrazin uji fenihidrazin untuk membuktikan adanya endapan fenilozazon dengan warna kuning dari keempat larutan endapan tertinggi terdapat pada cairan buah masak dengan kenampakan kuning page 8 of 11 ii lipida 1 uji akrolein uji tersebut untuk mengetahui adanya gliserol dari uji yang kami lakukan khso4 yang di tambah dengan minyak kelapa ternyata mengandung asam lemak gliserol dengan kenampakan endapan hitam dan bau sangat menyengat kecut 2 uji kreis uji tersebut untuk mengetahui roncidity ketengikan dari uji yang kami lakukan minyak kelapa yang ditambah dengan plorocigunol dan hcl pekat ternyata minyak kelapa menjadi tengik dengan warna merah jambu oleh senyawa aldehidra opilindrin 3 adsorbsi jod oleh asam lemak uji tersebut untuk mengetahui apakah jod diserap oleh ikatan rangkap pada uji ini 3ml khloroforn dan 2 tetes jod kemudian ditambah dengan 4 tetes asam oleat ternyata jod diserap oleh ikatan rangkap yakni dengan kenampakan ungu 4 uji buih buih merupakan asam lemak yang bergabung dengan udara dalam uji ini air yang ditambah dengan sabun kemudian di kocok setelah beberapa saat ternyata terjadi buih asam lemak udara 5 uji penyabunan uji tersebut untuk mengetahui asam lemak bebas pada udara dalam uji ini sabun yang ditambah dengan alkohol kemudian dipanaskan sampai larut dalam air yang kemudian ditambah lagi dengan 10ml air dan dipanaskan sampai menguap ternyata buih terjadi kembali page 9 of 11 iii protein 1 reaksi warna  ninhidrin uji tersebut untuk mengetahui endapan protein ternyata setelah 3ml larutan protein ditambah dengan 0 5ml pereaksi ninhidrin protein bisa mengendap dengan kenampakan endapan putih  millon uji tersebut untuk mengetahui adanya gugus phenol pada uji ini 3ml proteina yang ditambah dengan 0 1 pereaksi ninhidrin kemudian dipanasakan terjadi kenampakan merah jambu hal tersebut membuktikan adanya gugus phenol pada proteina  xantroproteic uji tersebut untuk mengetahui adanya gugus inti benzema pada uji ini 2ml proteina yang ditambah dengan 1ml nho3 pekat kemudian dipanaskan terjadi kenampakan endapan jingga hal tersebut membuktikan adanya gugus inti benzema pada proteina  biuret uji tersebut untuk mengetahui adanya ikatan peptida pada uji ini 3ml proteina yang ditambah dengan 1ml naoh kemudian ditambah 0 01 ml cuso4 terjadi kenampakan jingga hal tersebut membuktikan adanya ikatan peptida pada proteina 2 pengendapan dengan garam-garam logam berat uji tersebut untuk mengetahui apakah protein akan mengendap bila ditambah dengan pereaksi pb asetat setelah dilakukan pengujian ternyata protein akan mengendap bila ditambah dengan larutan pb asetat dengan kenampakan ada endapan putih 3 pengendapan dengan alkohol pada uji ini 4 buah tabung reaksi yang masing-masing diberi 5ml larutan albumin telur dan 5ml alkohol dengan kadar 95 endapan paling tinggi terjadi pada tabung reaksi yang ditambah dengan 1ml asetat buffer dengan ph 4 7 berbeda pesat dengan tabung yang lain yang di beri pereaksi 0 1n hcl 0 1n naoh dan aquades 4 pengendapan oleh asam asam uji tersebut untuk mengetahui apakah larutan protein akan mengendap oleh asam setelah dilakukan pengujian ternyata protein sama-sama mengendap ketika ditambah dengan nho3 pekat dan 1n asam cuka page 10 of 11 bab iv kesimpulan 1 karbohidrat ö pada uji molisch amilopektin tertinggi terdapat pada cairan pati ö pada uji selliwanoff gugus ketu tertinggi terdapat pada cairan buah masak ö pada uji benedict gula reduksi tertinggi terdapat pada cairan buah masak ö pada uji barfoed monosakarida tertinggi terdapat pada cairan buah masak ö pada uji jodime polisakarida tertinggi terdapat pada cairan pati ö pada uji fenihidrazin endapan osazon tertinggi terdapat pada cairan buah masak 2 lipida ö uji akrolein khso4 yang ditambah dengan minyak kelapa ternyata mengandung gliserol dengan bau sangat menyegat kecut ö uji kreis minyak kelapa yang ditambah dengan plorogucinol dan hcl pekat ternyata minyak kelapa menjadi tengik dengan warna merah jambu ö adsorbsi jod oleh asam lemak jod diserap oleh ikatan rangkap pada percobaan menggunakan asam oleat ö uji buih buih terjadi ketika air sabun kemudian di kocok ö uji penyabunan buih kembali terjadi ketika larutan alkohol sabun yang dipanaskan sehingga asam lemak udara menjadi buih 3 proteina ö reaksi warna  ninhidrin endapan putih terjadi ketika protein ditambah dengan pereaksi ninhidrin  millon gugus phenol terjadi ketika protein ditambah dengan pereaksi millon  xanthoproteic terjadi gugus benzema ketika protein ditambah dengan pereaksi hno3  biuret terjadi ikatan peptida ketika larutan protein ditambah dengan pereaksi naoh dan cuso4 ö pengendapan dengan garam-garam logam berat protein dengan pb asetat ö pengendapan dengan alkohol endapan tertinggi terdapat pada larutan yang ditambah dengan asetat buffer ph 4 7 ö pengendapan oleh asam-asam larutan protein sama-sama mengendap dengan pereaksi nho3 dan 1n asam cuka  page 11 of 11 daftar pustaka linayanti darsana biokimia umum i fakultas pertanian university sebelas maret surakarta soeharsono martoharsono 1983 biokimia jilid i gajah mada university press yogyakarta wryawan 1987 biokimia umum ii fakultas pertanian university sebelas maret surakarta 11 of 11 displaying laporan biokimia sementra.doc   

No comments:

Post a Comment